poskomalut.com
baner header

LMND Kota Ternate Demo Desak Bubarkan BPJS Kesehatan

TERNATE-PM.com, Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (EK-LMND) Ternate turun ke jalan menggelar aksi menyoroti sejumlah masalah yang terjadi di Kota Ternate, pada Selasa (10/12/2019), dengan titik kumpul di dodoku ali, kelurahan salero, kota ternate tengah, provinsi maluku utara.

Dalam aksi tersebut EK-LMND meminta membubarkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dan mewujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah Dan Demokratis. Sementara rute aksi, yakni dari Radio Republik Indonesia (RRI) Cabang Ternate, Pasar Higienis, dan hingga ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, dengan massa aksi 60 orang.

Kordinator Lapangan Aksi, Nurhidayat Hi. Gani, ditengah-tengah massa aksi, mengatakan, ini merupakan aksi serentak secara nasional. “Maka kami selaku LMND Kota ternate turun bersama-sama untuk menuntut kepada pemerintah dan DPRD kota ternate agar mencari solusi dengan bubarkan BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Lanjut Nurhidayat, BPJS kesehatan tidak lagi berguna sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini, begitu juga soal pendidikan yang saat ini sangat menyusahkan terhadap masyarakat. “Sebagai salah satu contoh,  siswa SMK 2 Kota Ternate yang bunuh diri, ironisnya hal tersebut diketahui bahwasanya lantaran soal SPP nya,” ujarnya.

Sementara, Ketua Umum LMND Kota Ternate, Ferdinando Bae berharap, aksi ini ditindaklanjuti pemerintah. “ Jika tidak diindahkan, maka kami akan kembali dengan massa yang lebih banyak dan akan menyikapi dengan sungguh-sungguh,”tandasnya.

Terpisah Pegawai Sekertariat DPRD, Firdaus, saat diminta hearing oleh massa aksi, Ia beralasan semua anggota DPRD sedang melakukan reses di luar kota. “Semua 30 DPRD sementara berada di luar kota, untuk menjalankan reses sebagai tugas yang di jalankan,” ungkapnya.

“Kami dari kesektariatan akan menampung aspirasi yang disampaikan, dan aspirasi ini akan kami sampaikan kepada DPRD, saat masa reses berarkhir di hari minggu, dan di hari senin akan berkantor seperti biasa, maka kami meminta agar beberapa orang hadir di hari senin dan diskusikan langsung dengan pihak DPRD,” tutupnya. (Cr02/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: