poskomalut.com
baner header

Maluku Utara Dimata Jendral Eko Para Setyo

TERNATE-PM.com, Meski baru empat bulan bertugas di bumi jazirah Maluku Utara (Malut), Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Malut, Brigjen Pol. Drs. Eko Para Setyo Siswanto, M.Si menilai perjalanan karir nageri para raja-raja ini dengan begitu mendalam.

Poskomalut.com baru-baru ini berkesempatan bertandang ke ruang kerja jendral bintang satu ini untuk meminta pandangan singkat tentang Maluku Utara saat ini. Orang nomor dua di Mapolda Maluku Utara langsung menjelaskan, bahwa kekuasaan daerah ini sangat luas saat dijaman sejarah kerajaan Kesultanan Ternate.

“Secara historis Maluku Utara mampu memberikan dampak yang begitu bagus untuk keberadaan NKRI. Lantaran masyarakatnya sangat peduli untuk memberikan kontribusi bagi negara, akhirnya pada tahun 2004 jika tak salah mampu menjadi provinsi sendiri,”ucapnya.

Secara Sosial Budaya

Menurutnya, secara aspek masyarakat di wilayah Malut memiliki khas dari sosial budaya. Dari kacamatanya Sumber Daya Manusia (SDM) mulai tumbuh bagus, ini dilihat dari bagaimana masyarakat secara khusus sudah banyak menjadi pejabat sampai di Jakarta, mulai dari keterwakilan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yakni Sultan Tidore dan sebelumnya juga ada almarhum Sultan Ternate.

“Dari aspek budaya sangat luar biasa dan secara khusus sumberdaya daerah ini harus dimanfaatkan, seperti kesejahteraan masyarakat. Meski kondisi kita seperti di Ibu Kota di Sofifi, tetapi kebijakan pemerintah pusat melalui Presiden Jokowi sudah mengarahkannya supaya ada percepatan pertumbuhan ibu kota sendiri.

“Tahun ini kan rencana ibu kota itu mulai ditata,” ujarnya.

Sisi Keamanan Masyarakat

Dari sisi keamanan, masyarakat sangat relatif aman dan saling membantu antara sesama, bahkan pihak aparat juga saling membantu dan integrasinya sangat bagus terlihat.

“TNI,Polri dan Pemda sangat bagus sekali. Sehingga ada catatan, dampak dari kasus masa lalu. Karena itu yang jelas kedepan, kita harus menatap masa depan yang baik bagi Maluku Utara, dengan kemampuan dan potensi yang ada kita yakin Maluku Utara mampu mengejar ketertinggal dengan provinsi-provinsi yang lain,” jelasnya.

“Saya juga sangat berharap besar kepada pemuda-pemuda yang mempunyai visi-visi visioner kedepan, bisa bangkit dan mengambil kepemimpinan disini, disatu ketika nanti. Karena sangat banyak anak muda disini yang bisa diharapkan untuk dibanggakan,” sambungnya.

Banyak Minat Ingin Masuk Polri

Ia bilang, untuk tahun ini Maluku Utara mendapatkan kuota calon Polri dari pusat sebanyak 250 orang, dan paling banyak mengikuti tes seleksi dari pemuda Maluku Utara. Bahkan dirinya langsung bertanya kepada bagian pendaftaran calon penerimaan siswa Polri ini dan ke masyarakat umum, untuk memastikan. Ternyata benar pemuda disini, sangat ingin menjadi dan bercita-cita sebagai seorang Polri.

“Ada sekitar 70 orang terdaftar untuk ikut seleksi Akpol tahun ini, bahkan saya juga pernah menjadi pengasuh Akpol waktu itu di pusat dan mendapat 3 orang asli pemuda di Maluku Utara. Sehingga saat saya bertugas sebagai Wakapolda, saya cari kemudian ditemukan dan mereka itu bertugas di sini semua saat ini,” ungkapnya mengahiri.(Sm/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: