Manfaatkan Tol Laut, Pemkab Halteng Permudah Perizinan dan Fasilitasi Masyarakat

Wakil Bupati Halteng, Abdul Rahim Odeyani

WEDA-PM.com, Wakil Bupati Abdul Rahim Odeyani mengungkapkan, masyarakat Halmahera Tengah (Halteng) sangat terbantu dengan hadirnya tol laut di Halteng. Menurutnya, program tol laut yang digagas Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ini, sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Seperti makanan, material bahan bangunan dengan harga terjangkau.

"Program tol Laut yang digagas Presiden Joko Widodo, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,"ungkap Mantan ketua DPRD Halteng ini, Minggu (17/5). Ketua DPD NasDem Halteng ini menyatakan, untuk meningkatkan pendapatan rakyat, Pemkab Halteng, mengoptimalkan pemanfaatan muatan balik dengan memasarkan produk yang dihasilkan oleh masyarakat.  "Dengan mengoptimalkan muatan balik kapal sehingga produk asli daerah kita dapat dipasarkan ke Pulau Jawa,"ujar Wabup.

Wabup mengungkapkan, pelayanan tol Laut di Halteng, sudah hampir  tiga tahun, sejak Tahun 2017. Hanya saja, penetapan pelabuhan singgah yang awalnya di Pulau Gebe, kurang mendapat respon yang baik dari pelaku ekonomi. Pada tahun 2020 kata Wabup, Bupati Edi Langkara, bertemu dengan Kementerian Perhubungan (Kememhub) barulah tol laut di alihkan ke Pelabuhan Wesa. "Jadi atas permintaan bupati Edi Langkara ke kementerian perhubungan, barulah tol laut tersebut dialihkan ke pelabuhan weda,"jelasnya.

Dalam waktu yang begitu cepat para pelaku ekonomi dipandu langsung oleh dinas Perindagkop, dan dinas perhubungan (Dishub) untuk mengisi kuota konteiner yang tersedia dengan hasil bumi sebagai muatan balik. "Kami tidak hanya mengajak tapi juga mendorong bahkan memfasilitasi masyarakat dengan memberikan kemudahan dalam perizinan dan fasilitasi sistem jual beli secara on-line oleh dinas Perindagkop, perusda dan agen tol laut.  Hasil masyarakat tersebut di jual ke pulau Jawa melalui Surabaya," paparnya.

Selama ini lanjutnya, yang menjadi kendala nasional dalam program tol laut ini adalah minimnya muatan balik dari setiap pelabuhan tujuan maupun pelabuhan singgah. Halteng melalui pelabuhan Weda mampu meyakinkan pempus dengan mengirimkan 47 kontainer pada trip ketiga bulan April kemarin dan diperkirakan pada trip keempat bulan Mei ini mampu mencapai angka 66 kontainer.

"Ini merupakan rekor tertinggi untuk provinsi Maluku Utara, dalam hal muatan balik dan ini telah diapresiasi oleh Dirjen Perhubungan Laut. Semua ini tidak lepas dari peran pemda dibawah kepemimpinan Elang-Rahim dalam mensosialisasikan program ini kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya para pelaku usaha,"beber Wabup. (msj/red)

Komentar

Loading...