poskomalut.com
baner header

Mantan Bendahara Dan Pemeriksa Barang Dikbud Malut Diperiksa

TERNATE-PM.com, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut), terus meningkatkan penyidikan terkait keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kapal Nautika dan alat simulator yang melekat pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut tahun 2019.

Keseriusan sala satu lembaga supermasi hukum ini dalam menangani kasus yang diduga merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah ini dibuktikan setelah menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Pasca penetapan empat tersangka ini, tim penyelidik Kejati Malut terus memburu tersangka lain yang diduga ikut terlibat.

Terhitung mulai dari Senin sampai Kamis tadi, Kejati telah memeriksa lebih dari 10 saksi. Rabu (17/2/2021) terdapat empat orang yang diperiksa, yakni Sekretaris dan tiga anggota Pokja.

Hari ini penambahan dua saksi lagi yang diperiksa, yakni mantan Bendahara Dikbud Malut dan pemeriksa barang.

“kamis tadi penyidik memeriksa eks Bendahara dan pemeriksa barang, ditambah dengan empat saksi yang diperiksa kemarin, hari ini diperiksa kembali,”ucap Kasipenkum Kejati Malut, Richard Sinaga kepada wartawan, Kamis (18/2/2021)

Perlu diketahui para saksi yang diperiksa sejak siang hingga sore tadi berjumlah lima orang. Mereka adalag Sekertaris Pokja insial M, dan tiga orang anggota Pokja masing-masing insial LA, R, dan ZT. Sementara eks Bendahara Dikbud berinsial S, dan pemeriksa barang berinisial I.(tal/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: