Masuk Zona Hijau, Sekolah Tatap Muka di Mandioli Halsel Kembali di Buka

Tampak proses belajar tatap muka SDN 32 Halsel

LABUHA-PM.com, Dunia pendidikan di Indonesia berada di tengah bencana non alam pandemi Covid-19, tidak terkecuali di Halmahera Selatan. Hal itu menyebabkan, banyak sekolah tidak lagi melakukan proses belajar mengajar secara tatap muka, melainkan menggunakan virtual atau belajar online.

Namun, dua kecamatan di Halmahera Selatan; Mandioli Selatan dan Mandioli Utara Selatan sudah kembali melakukan belajar mengajar tatap muka dengan tetap mengedepankan protap kesehatan.

Salah satunya Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 32 Satap Halsel, dan Sekolah Dasar (SD) Negeri 20 Halsel kembali melakukan belajar mengajar sejak Kecamatan Mandioli dinyatakan berada pada zona hijau.

Penerapan belajar mengajar juga diatur dengan menggunakan pembatasan ruang kelas dan jumlah siswa. Selain pembatasan ruang kelas dan jumlah siswa, sekolah juga menyiapkan tempat cuci tangan sebelum siswa dan tenaga pendidik (guru) melakukan proses belajar mengajar.

Salah satu staf pendidik SMP-N 32 Satap Halsel, Muhlis Mansur, ketika dikonfirmasi media ini mengatakan, sebelumya proses belajar mengajar tatap muka dihentikan karena, adanya bencana penyebaran virus Covid-19. Setelahnya, dilakukan belajar mengajar di masing-masing rumah guna mencegah penyebaran virus menular itu.

"Belajar tatap muka ini sudah kembali di buka sejak dua pekan kemarin dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Ruang kelas juga di bagi dengan pembatasan siswa/siswi," ucap Muhlis Mansur.

Muhlis menambahkan, pembagian kelas diatur dengan menyesuaikan jumlah siswa. Misalnya, dalam satu ruang kelas 40 siswa/siswi maka, di bagi dua yakni, 20:20. Setelah itu dilakukan pula pembagian waktu belajar mengajar pagi dan siang.

Terpisah, Sekolah Dasar (SD) Negeri 20 Halmahera Selatan berbeda dengan penerapan belajar mengajar. Sebelumnya, proses belajar mengajar di mulai pukul 07:15 wit sampai 12:30 siang. Namun, di tengah pandemi virus corona, jam belajar mengajar hanya 4 jam.

Salah satu tenaga pendidik SDN-20 Halmahera Selatan, Fadlia Alkatiri, ketika ditemuai di ruang kerjanya mengatakan, belajar mengajar tatap muka di buka sejak akhir bulan Mei lalu, dengan tetap menggunakan protokol Covid-19. Sistem pembelajaran juga dibatasi yakni, hanya di lakukan selama 4 jam.

"Belajar mengajar sudah di buka dari bulan Mei lalu. Proses belajar mengajar juga kita lakukan hanya 4 jam dari waktu normal sebelum pandemi," tukasnya. (Ab/red)

Komentar

Loading...