Masyarakat Halteng Jangan Takut Berobat ke Rumah Sakit

Ilustrasi Rumah Sakit

WEDA-PM.com, Bupati Edi Langkara menegaskan masyarakat tidak perlu ragu-ragu soal pembiayaan atau berobat ke Rumah Sakit.

Pasalnya, penyakit seperti darah tinggi, hipertensi, penyakit kulit dan lainnya biayanya telah ditangani langsung melalui BPJS.

"Jangan takut ke rumah sakit. Karena setiap tahun Rp 6 miliar dana dikucurkan untuk BPJS kesehatan,"ungkap Bupati Edi Langkara, baru-baru ini.

Politisi Golkar itu bilang, di tahun 2021 mendatang kembali dialokasikan anggaran sebesar Rp 7 miliar. "Jadi tahun depan ada penambahan anggaran Rp1 miliar lagi,"ucapnya.

Kepala daerah mengatakan, kerjasama Pemda dengan BPJS ini oleh masyarakat dibebaskan dari pembiayaan. "Masyarakat tidak memahami sehingga perlu disampaikan melalui program home visit itu,"terangnya.

Bupati Elang juga menghimbau agar setiap penderita penyakit flu, demam, pilek, batuk-batuk, badan sakit mereka tidak dipungkut biaya. Sebab, hak mereka tidak dipungkut biaya oleh Pustu atau Puakesmas. "Jadi pemda serius dalam menangani masalah kesehatan,"tukasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Daerah membuat program home visit atau mengunjungi rumah warga. Program ini guna mengecek langsung apabila ada warga yang sakit dan enggan berobat ke Pustu atau Puskesmas untuk segera ditindaklanjuti.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat mendapat pelayanan kesehatan dengan baik. Bahkan warga yang enggan berobat ke pustu atau puskesmas bahkan rumah sakit itu didata dan diedukasi sehingga mau berobat.

Program pelayanan kesehatan masyarakat yang dilakukan Pemkab Halteng adalah gratis dengan dibiayai melalui BPJS.

"Program home visit merupakan program unggulan Pemkab Halteng di bawah kepemimpinan Bupati, Edi Langkara dan Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani,"kata Bupati Edi Langkara.(msj/red)

Komentar

Loading...