Menanti Janji Pengoperasian Pabrik Feronikel dan Taring Pemda Haltim “Usir” PT Antam

Pabrik feronikel PT Antam yang belum beroperasi.

MABA-PM.com, PT Antam Tbk, kembali belum bisa memastikan pengoperasian pabrik feronikel. Karena belum adanya surat SPJBTL antara PT Antam dengan pihak PLN, yang diberikan tenggang waktu hingga tangal 30 April 2022.

Ini terungkap dalam hearing antara jajaran PT Antam dan Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Timur (Haltim), yang dipimpin Wakil Bupati Anjas Taher, didamping Sekda, Ricky Richfat serta seluruh SPKD, bertempat di ruang rapat kantor Bupati Haltim, Kamis (13/1/2022).

Di mana dalam pertemuan tersebut, wakil bupati mempertanyakan kepastian pengoperasian pabrik tersebut. Selain itu, wabup juga mempertegas berdasarkan kesepakatan, bahwa pada tanggal 31 April pihak PT Antam sudah harus menunjukan surat kontrak dengan PLN.

Anjas Taher kepada wartawan mengatakan, PT Antam harus komitmen menyangkut dengan surat SPJBTL dengan pihak PLN untuk pengoprasian pabrik. Apabila tidak ada komitmen dari Antam, kata Anjas, maka perusahaan BUMN itu harus angkat kaki dari Haltim.

"Masyarakat dan pememerintah tetap mempertegas, bahwa Antam harus menunjukan surat SPJBTL pada bulan April. Itu yang harus ditepati Antam," tegasnya.

Dikatakanya, Antam juga memberikan komitmen kembali ke masyarakat dan pemda bahwa pegoperasian pabrik smelter itu akhir tahun 2022 harus berproduksi.

"Janji Antam akhir tahun 2022, smelter sudah berproduksi," tandasnya.

Dirinya meminta kepada seluruh stakeholder, baik itu DPRD, pemda, masyarakat dan OKP untuk memberikan waktu kepada Antam sampai 30 April. Kelonggaran waktu itu ntuk menunggu komitmen PT Antam untuk penadatanganan kerja sama dengan penyediaan listrik power plan.

Sementara itu, I Dewa Bagus Sugata Wirantaya, Direktur Operasi dan Produksi PT Antam Tbk Buli saat diwawancari menyampaikan, jelasnya saat ini pihaknya telah membuat komitmen di atas kertas, bahwa akan berusaha untuk pengoperasian pabrik. Kata dia, pihaknya akan menunjukan upaya kongkrit untuk mewujutkan komitmen tersebut.

"Kami yang jelas melakukan upaya-upaya untuk kelangsungan jangka panjang pabrik. Baik dari segala sisi masyarakat yang ada disekitarnya," singkatnya.

Adapun, dalam rapat tersebut Pemda Haltim dan stakeholder saat hadir di pertemuan meminta, dalam jangka waktu Februari sampai 30 April, pihak PT Antam terkait projek power plan akan melaporkan secara priodik ke pemda untuk perkembangan projek.

Kemudian yang kedua, akhir tahun 2022 pabrik smelter Antam sudah harus beroprasi. Pelibatan pemuda harus secara aktif. PT Antam diwajibkan menjaga lingkungan secara baik.

Komentar

Loading...