poskomalut.com
baner header

Nasir Optimis Menangkan MS-SM Di Taliabu Utara

TALIABU-PM.com, Ketua ranting Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Desa Tanjung Una, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Nasir kepada wartawan jum’at (14/8/2020) mengatakan, pihaknya optimis memenangkan pasangan calon Muhaimin Syarif-Safruddin Mohalisi di Kecamatan Taliabu Utara.

Katanya, meskipun terjadi riak-riak politik di internal kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) terkait rekomendasi dukungan pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten Pulau Taliabu. Namun, hal demikian telah dianggap selesai setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan mengumumkan pasangan, menurut dia, sebagai kader partai dan juga pengurus ranting harus taat azas.

“Sebagai pengurus partai harus kita tunduk dan jalankan apa yang diputuskan ibu Ketua Umum, Hj. Megawati Soekarno Putri. Sehingga itu, kami dan 4 kepengurusan anak ranting desa Tanjung Una, siap mengamankan, menjalankan dan menangkan pasangan calon Muhaimin Syarif dan Syafruddin Mohalisi (MS-SM) yang telah direkomendasikan DPP,” tegasnya.

Disebutkan pula, bahwa sebelumnya telah telah dilakukan rapat bersama pengurus ranting dan 4 anak ranting desa Tanjung Una bersama Badan Pemenangan Pemilihan Umum (BP Pemilu) dan Kokunikasi Politik, Budiman L. Mayabubun terkait dengan konsolidasi internal serta pasangan calon yang diusung.

“Dalam rapat itu, kita diarahkan tetap bangun konsolidasi partai dan menunggu keputusan rekomendasi dari DPP. Jangan bikin gerakan diluar instruksi partai. Nah, sekarang sudah keluar, jadi kita tetap solid bergerak menangkan pasangan ini,”tukasnya.

Disentil terkait dengan penolakan beberapa Ranting dan PAC lantaran DPP tidak mendukung kader utama partai. Nasir menampik, jika keputusan DPP tidak salah.

“Calon wakil Bupati yang diusung DPP itu merupakan kader partai. Apalagi yang menjadi masalah,”ujar Nasir dengan nada tanya. “Intinya, kami siap bekerja,”sambungya. (Cal/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: