Pasien 07 Positif Covid-19 Bukan Karyawan Dua Sekawan Tapi Seorang Konsultan

Kepala Puskesmas Kalumata, dr. Hj Atia

TERNATE-PM.com, Kepala Puskesmas Kalumata yang membawahi wilayah kerja Tana Tinggi hingga Kalumata Hj. Atia Ishak, saat dikonfirmasi terkait dengan satu pasien positif Covid-19 yang melakukan perjalanan dari Jakarta-Ternate pada tanggal 5 Maret tiba di Ternate, dan sakit pada tanggal 9 April, belum lama ini merupakan karyawan Dua Sekawan.

Berdasarkan informasi dihimpun Suvelance Puskesmas Kalumata, pasien positif dengan inisial WS (53) , tersebut ternyata bukan karyawan Dua Sekawan, tetapi merupakan seorang konsultan dari Jakarta yang bekerja di Ternate.

"Jadi dia itu bukan karyawan Dua Sekawan namun dia bakos d Mes Dua Sekawan yang berada di Kelurahan Jati, dia itu konsultan," ungkap dr. Hj Atia, Selasa (28/4/2020).

Pasien Posituf tersebut, mengeluhkan sakit pada tanggal 5 Maret, namun tidak menunjukan gejala Covid-19, hanya lemas dan tidak ada nafsu makan sehingga berobatlah ke RSUD Chasan Boesorie Ternate lansung ke dr Handoko, kemudian dironseng, dan kata dr Handoko ada felek atau pheneonomia, sehingga dilakukan swab test.

"Setelah diperiksa dari RSUD lansung di anjurkan untul lakukan isolasi mandiri selama 14 hari, kemuidan dia p istri dari Jakarta datang kasih makan, dan kase makan bergiji jadi dia so tara apa-apa nanti swab test kaluar itu positif tapi dia p orang fisiknya so sehat," jelas dr Hj Atia.

Saat ini, WS dirawat di RSUD CB Ternate, dan istrinya juga dikarantina karena memiliki kontak lansung.

Ia juga menjelaskan, para konsultan ini terdiri dari 5 orang dan satu dinyatakan positif, selanjutnya pemeriksaan pun dilakukan ke 4 orang teman lainnya, dan hasil rapid test non reaktuif,

"Hasil rapid test 4 temanya negatif, karena mereka memiliki kamar masing-masing, Mes itu ternyata di kontrak oleh konsultan tersebut," ungkapnya.

Ia pun mengaku, pasien positif ini tidak melakukan pemeriksaan di Kimia Farma Takoma, berdasarkan informasi yang dihimpun Suvelance Puskesmas Kalumata, yang merupakan wilayah kerja mereka.

"Yang saya tau dong datang kemudian sakit pada tanggal 9 April lansung ke RSUD CB, karena berdasarkan hasil survelance di lapangan,"jelasnya

"Mes Dua Sekawan yang dong konsultan tinggal itu pun jauh dari Toko Dua Sekawan, Mes itu alamat di Jati, kalau Toko Dua Sekawan itu Mangga Dua Utara," tegasnya sekali lagi (Cha/red)

Komentar

Loading...