Pasien COVID-19 dengan Status PDP di Malut Bertambah

Virus corona

SOFIFI-PM.com, Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Gugus tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 di Provinsi Maluku Utara terus memantau perkembangan situasi penanggulangan covid-19 yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Maluku Utara, terjadi penambahan pasien COVID dengan status Pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 9 orang dari 7 orang.

Sementara status orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah menjadi 188 orang dari 178 orang, sementara orang tanpa gejala (OTG) 38 orang yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Malut.

Berdasarkan data Gugus tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 di Provinsi Maluku Utara sampai 29 Maret 2020, notivikasi kasus Covid-19 Malut, Halmahera Barat, 9 orang ODP dan 1 orang PDP, Halmahera Tengah 9 orang ODP, Kepulaun Sula 9 orang ODP, Halmahera Selatan 27 orang ODP, Halmahera Utara 38 orang ODP, 4 orang PDP, Halmahera Timur 9 orang ODP, Morotai 12 orang ODP, Taliabu 2 orang OTG, Ternate 36 orang OTG, 29 orang ODP, 4 orang PDP, Tidore, 36 orang ODP.

"Sampai hari ini kasus positif covid-19, baru 1 orang dan 2 orang negatif, sementara jumlah PDP bertambah jadi 9 orang,”hal ini sampaikan jurubicara COVID-19 Maluku Utara Rosita Alkatiri melaui rilis yang di krim melalui grup media center Covid-19 Malut, Minggu (29/03/2020).

Menurutnya, untuk menghadapi wabah ini, dirinya menghimbau pada masyarakat Maluku Utara selalu melakukan pola hidup bersih dan sehat, melindungi diri, melindungi sesama, kurangi aktivitas diluar rumah serta menjaga jarak, saat Melakukan kontak sosial. "Masyarakat diimbau jangan panik, tetap waspada, dengan mengedepan pola hidup sehat, jaga jarak, dan tetap dirumah, serta patuhi himbauan pemerintah,”Harapnya.

Hindari pertemuan dikerumunan yang sangat memungkinkan terjadinya penularan diantara orang sekitar.

Disentil terkait dengan warga Goto Tidore kepulauan yang baru dari New York Amerika Serikat, belum ditetapkan statusnya padahal saat ini Amerika salah negara yang terpapar Virus yang mematikan itu.”yang bersangkutan tiba di Ternate pukul 16.00 wit sementara data kabupaten masuk pukul 15.00 wit, jadi nanti besok (hari ini) baru ditetapkan status tersebut,”Singkatnya. (iel/red)

Komentar

Loading...