poskomalut.com
baner header

Pekan Depan Kasus Penyiraman Air Cabe Masuk Persidangan

LABUHA-PM.com, Kasus penyiraman air cabe dengan tersangka Rahima Salasa (45), warga desa Mandaong kecamatan Bacan Selatan pekan depan mulai disidangkan, setelah sebelumnya oleh pihak kejaksaan negeri (Kejari) Labuha menyerahkan berkas kasus ke Pengadilan negeri (PN) Labuha pekan kemarin.

Kasi Pidum Kejari Halsel Rizky Septya ditemui di ruang kerjanya, Senin (22/06) menegaskan, pihaknya sudah siap, terkait jadwal sidang ranah PN.

“Biasanya, pasca dilimpahkan tak lama kemudian sudah ada jadwal persidangan, insyaallah kita harapkan pekan depan,”ujarnya.

Ditegaskan Risky, tersangka dijerat pasal 351 Tindak pidana penganiayaan dalam Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana KUHP Penganiayaan, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan.

Diketahui, kasus ini berawal Rahima Salasa (45) nekat melakukan penganiayaan dengan menyiram air cabe ke salah staf KPU Halsel bernama Rusdy Away, awalnya target pelaku yakni Nurfina Rauf yang diketahui istri kedua dari Iksan Abdullah, PNS Pemkab Halsel yang ditugaskan di Kantor camat botang lomang kecamatan bacan, yang merupakan menantu dari anaknya bernama Hajija Yasim. Naas kena mata Rusdy Away.

Kejadian tersebut terjadi saat tes tertulis Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang dilaksanakan di MTs Alkhairat Labuha. Pelaku datang dengan anaknya ke lokasi tes tiba – tiba menyiram air cabe yang dikemas dalam botol dan kena mata Rusdy. Seketika para peserta, staf hingga komisioner yang hadir melerai dan melarikan Rusdy ke RSUD Labuha guna mendapatkan pertolongan medis. (echa/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: