Pemda Halbar Baru Cairkan Anggaran Covid-19 Rp 1,8 Miliar

Kepala Dinas Kominfo, Kehumasan Statistik dan Persandian Halbar, Chuzaemah Djauhar

JAILOLO-PM.com, Pemerintah Kabupaten  Halmahera Barat (Halbar) baru mencairkan anggaran penanganan Corona Virus (Covid-19) sebesar Rp 1,8 miliar (1.800.000.000).

Menurut Kepala Dinas Kominfo Halbar, Chuzaemah Djauhar, anggaran penanganan Covid-19 yang dicairkan Rp 1,8 miliar itu, diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) serta Dana Insentif Daerah (DID) yang digeser untuk alokasi Biaya Tidak Terduga (BTT) Rp 15 miliar (15.191.760.642).

"Untuk anggaran penanganan Covid-19 yang sudah cair sebesar Rp 1,8 miliar  diambil dari pagu anggaran BTT,” ungkapnya,Minggu.(10/05). Kadis Kominfo ini  menjelaskan, anggaran BTT Rp 15,1 miliar lebih yang sudah dicairkan Rp 1,8 miliar itu untuk pembiayaan di Dinas Kesehatan Rp 650 juta, BPBD Rp 350 juta dan DPM-PD sebesar Rp 80 juta lebih. ”Anggaran penanganan Covid-19 belum cair seluruhnya, karena pencairan harus melalui hasil reviu inspektorat,” jelasnya.

Chuzaemah Djauhar sapaan akrab Emah itu menambhakan, ada beberapa dinas terkait yang masuk dalam tim penanganan Covid-19 juga telah mengajukan permintaan pencairan, namun proses pencairan belum bisa dilakukan, karena harus menunggu hasil reviu Rencana Kerja Anggaran (RAK) masing-masing dinas dari inspektorat. ”Persyaratan pencairan anggaran Covid-19 harus ada hasil reviu dari Inspektorat, kemudian atas persetujuan pak Bupati, barulah proses pencairan dilakukan oleh keuangan,” katanya.

Dia berharap, di momentum bulan suci Ramadan  dan menghadapi penyebaran Covid-19 saat ini, agar masyarakat bisa tetap mengkonsumsi informasi yang baik tanpa harus saling menyalahkan, karena musibah yang dihadapi saat ini bukan secara person, tapi seluruh umat diperhadapkan dengan musibah virus yang cukup luar biasa. ”Tidak benar jika anggaran penanganan Covid-19 sudah cair Rp 15 miliar, tapi anggaran Covid-19 baru cair Rp 1 miliar,” tutupnya. (wm01/red)

Komentar

Loading...