Pemda Tikep Belum Rincikan Kebutuhan Penanganan Covid-19, DPRD Tetap Menunggu

Drs H Asrul Sani Soleman Msi (Sekretaris Daerah Tidore)

TIDORE-PM.com, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan sejauh ini belum juga merincikan  kebutuhan real alokasi anggaran di lapangan untuk penanggulangan penyebaran Virus Corona / Covid-19,  bahkan usulan DPRD dalam penanganan corona belum dapat dilaksanakan Pemerintah  dengan segala pertimbangan.

Dalam
rapat bersama dengan DPRD,  Selasa (31/3/2020),
Sekretaris daerah Drs Asrul Sani Soleman belum dapat mengambil keputusan
bersam  tim Satgas pencegahan.

Sekretaris
daerah Drs Asrul Sani Soleman kepada posko malut usai rapat dengan DPRD
mengatakan, kaitan dengan kebutuhan-kebutuhan belum dapat disampaikan, karena
harus dibahas secara kongkrit bersama dengan OPD, usulan anggaran tidak serta
merta diusulkan begitu saja jangan sampai kedepan menjadi masalah bagi
pemerintah daerah dan DPRD. “Kita harus melihat regulasi yang ada sesuai
kebutuhan secara hati-hari , maka dari itu rapat hari ini belum ada kesepakatan
baik itu anggaran maupun tata cara penanganan, yang ditawarkan DPRD. Kita akan
membahas dengan Wali Kota selaku ketua Tim satgas penanganan Corona,’’ kata
Asrul Sani.

Menurut
Asrul Sani, dalam penanganan Corona Pemerintah baru menyediakan pembelajaan
kebutuhan medis sebesar Rp 2,5 Milliar dari dana tak terduga, dan persiapan
penambahan Rp 5 Milliar menambah kebutuhan di lapangan sudah disiapkan, untuk
tambahan lainya dengan DPRD belum ada perincian sebab masih ada dana Pilkada
yang sudah tentu akan menambah penanganan wabah ini, karena pilkada rencananya
ditunda.

 Sementara
itu, Ketua DPRD Kota Tidore Ahmad Ishak menyatahkan, ada tiga opsi tawaran DPRD
kepada Pemerintah yang belum jalan yakni, Lock Down , Lock Steril dan penangana
biasa seperti biasa namun belum ada kesepakatan  termasuk soal alokasi
anggaran, maka itu DPRD akan mengagendakan lagi pada Kamis pekan ini untuk
dapat mengetahui seberapa besar kebutuhan Satgas dalam penangulangan Virus bagi
warga Tidore.

Untuk
diketahui, DPRD dan Pemda dalam rapat ini juga belum dapat memutuskan atau
menyetujui baik itu usulan DPRD maupun skema Pemda dalam penangulangan corona,
 sebab belum ada rincian kebutuhan dari Pemerintah daerah maupun opsi
 yang  di tawarkan DPRD sebab pertimbangan ekonomi maupun aspek lain
masih dipertimbangan agar tidak berdampak buruk dan langkah yang diambil tepat.
(mdm/red)

Komentar

Loading...