Pemeran dan penyebar Video Asusila di Kota Ternate Belum di Tangkap

Kasubdit V Tipid siber Polda Malut, Kompol H. Zainal Abidin.

TERNATE-PM.com, Terkait
dengan  video asusila yang beredar di
media sosial beberapa waktu lalu, pihak Kepolisian melalui Kasubdit V Tipid siber
Polda Malut Kompol H. Zainal Abidin dalam seminar Ethical Hacking di Velia
Hotel, mengungkapkan masih mengejar oknum yang berperan  sekaligus penyebar video asusila tersebut.

Meski belum mendapatkan laporan pengaduan langsung dari
masyarakat yang merasa dirugikan, namun pihak Kepolisian  tetap melakukan penyelidikan atas viralnya
video mesum yang diduga terjadi di Kota Ternate itu.

Keterangan tim crime cyber Polda Malut Malalui Kasubdit V Tipid
siber Polda Malut Kompol H. Zainal Abidin kepada poscomalut.com, Sabtu (18/1/2020)
menjelaskan, saat melakukan pengecekan ke rumah pelaku video asusila, didapatkan
 sementara  bahwa pelaku sudah keluar dari rumah dan diduga
berada di daerah Sulawesi Utara.

"Pihak Kepolisian Polda Malut sudah melakukan
Koordinasi dengan Polda Sulawesi Utara terkait dengan keberadaan yang
bersangkutan", ungkapnya.

 Kompol H. Zainal Abidin
 dalam seminar Ethical Hacking, juga
menerangkan  pelaku video asusila
tersebut, memang berprovesi sebagai PSK. Namun tindakannya di media sosial beberapa
waktu lalu tentu saja merupakan tindak pidana karena termasuk dalam kategori penyebaran
video asusila di media sosial.

“ Oleh tindakan itu, pelaku akan dikenai  undang undang ITE tentang penyebaran konten
pornografi dengan hukum pidana yang diatur dalam pasal 45 ayat 1 dan pasal 27
ayat 1.” Ujarnya.

Lebih lanjut, Zainal meminta masyarakat  agar tidak ikut menyebarluaskan video
bermuatan asusila tersebut karena  menyebar
konten termasuk ke dalam kategori  tindak
 pidana.

"Ada ancaman pidana yang diatur dalam Undang-undang
Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) bagi yang menyebarkan konten video
tersebut", jelas  Zainal.

Zainal mengaku pihaknya  geram  dengan  viralnya video tersebut,  Polda Malut  tetap  memproses pemeran dalam video dan akan menindak tegas secara hukum terkait viralnya video panas tersebut.

"Pelanggaran dan perbuatan tindak pidana pastinya akan
dilakukan proses penyidikan oleh Kepolisian" ujarnya. (AP/red)

Komentar

Loading...