Pemkot Tidore dan Pemda Halteng Sepakati Penyerahan Hibah Aset

Proses penandatangan penyerahan hibah aset antara Pemkot Tidore dan Pemda Halteng.

TIDORE-pm.com, Pemerintah Kota Tidore dan Pemda Halmahera Tengah (Halteng) menyepakati tukar guling hibah aset.

Penyerahan hibah aset itu ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian oleh kedua belah pihak di ruang rapat Wali Kota Tidore, Senin (27/11/2023).

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan diketahui menyerahkan aset hibah tanah kepada Pemkab Halmahera Tengah dengan luas 6,940 meter.

Wakil Wali Kota, Muhammad Sinen menyampaikan, Kota Tidore, Halteng dan Haltim dipisahkan secara adminitrasi pemerintahan, namun tiga daerah tersebut tetap satu dari sis historisnya.

“Kita dipisahkan hanya karena persoalan administrasi pemerintahan saja, namun pada hakikatnya kita satu, maka trio pemerintahan ini tidak boleh saling menyakitkan, harus saling mendukung dan melengkapi satu sama lain,” ungkap Muhammad Sinen.

Wakil wali kota dua periode itu berharap kebersamaan dan kerjasama dua pemerintahan tetap berjalan.

“Jaga terus silaturahmi antara Pemerintah Halmahera Tengah dengan Pemda Kota tidore ini agar tetap terjalin,” tuturnya.

Ia juga meminta kepada Pemda Halteng agar aset-aset lainnya di Kota Tidore agar dapat dibangun atau dirawat, sehingga tidak terlihat kumuh di wilayah perkotaan.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Halteng, karena telah melakukan penandatanganan penyerahan hibah Itogapura kepada Pemerintah Kota Tidore, sehingga ke depan kami bisa mememanfaatkan Itogapura ini dengan baik,” ucap Muhammad Sinen.

Senada, Sekda Halmahera Tengah Yanto M Asri mengatakan, aset berupa bangunan Itogapura sudah resmi diserahkan kepada pemda Kota Tidore melalui penandatanganan berita acara pada beberapa waktu lalu.

“Jika bangunan tersebut masih ditempati, maka setelah pertemuan ini saya akan melayangkan surat yang dilampirkan dengan berita acara penandatangan agar segera dikosongkan,” kata Yanto.

Ia berharap, Itogapura yang sudah diserahkan, oleh Pemkot Tidore tidak mengganti nama bangunan tersebut.

“Ketika kami orang Halteng melewati bangunan Itogapura tersebut masih bisa melihat dan mengenang bahwa kenang-kenangan para leluhur itu masih ada,” pintanya.

Yanto juga menyerukan agar silaturahmi dan kerjasama antara dua pemerintahan terus terjalin baik.

“Mari kita saling mendukung untuk Pemkab Halteng dn Tidore Kepulauan lebih maju ke depan,” serunya.

Komentar

Loading...