52 Rumah Masuk Kategori WTP

Penataan Kawasan Kumuh Kampung Makassar Telan Anggaran 38 M

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kota Ternate, Nuryadin Rachman.

TERNATE-PM.com, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kota Ternate, Nuryadin Rachman menyebutkan kawasan Lingkungan Lelong, Kelurahan Makassar Timur, Kota Ternate Tengah akan dijadikan  sentra ekonomi baru dan cagar budaya. Itu setelah, Pemkot Ternate mendapatkan anggaran melalui DAK Integrasi dari pemerintah pusat yang digelontorkan sebesar Rp 38 miliar untuk menata kawasan ini.

"Dari Rp 38 miliar anggaran ini, item kegiatan yang akan dilakukan yakni pembuatan anjungan, pelebaran jalan, penataan pemukiman dan pembuatan drainase," sebut Nuryadin, saat diwawancarai kemarin.

Nuryadin bilang, tahapan yang sudah dilakukan Disperkim saat ini diantaranya konsolidasi lahan terutama untuk membangun negosiasi terhadap penataan kawasan yang berkaitan dengan Warga Terdampak Pembangunan (WTP).

"Ada dua jalur jalan yang akan dilakukan pelebaran penataan. Untuk jalan yang 3 meter, kurang lebih ada 42 WTP. Sementara untuk jalan yang 6 meter ada kurang lebih 10 WTP," tuturnya.

Selanjutnya, kata dia persiapan tahapan relokasi. Dimana, tahapan sudah dimulai sejak tanggal 1 Februari dengan dilakukan pembersihan lokasi di Dodoku Ali dan ditargetkan selesai pada 28 Februari 2021.

"Pada tanggal 1 Maret itu kita sudah akan mulai pembangunan anjungan di sisi timur," paparnya.

Mantan Kadis Perindag Kota Ternate ini, menjelaskan untuk tahap pertama penataan kawasan dengan luas lahan mencapai 2 hektar, dari rencana 6 hektar wilayah yang masuk kawasan penataan tahun ini.

Di mana sisi timur menjadi fokus pertama, kemudian bagian barat hingga ke Dodoku Ali. Penataan kawasan ini juga disinkronkan dengan master plan kesultanan yang meliputi wilayah Limau Kananga, Bandara Uti, Limau Santosa hingga Dodoku Ali.

"Ini disinkronkan, sehingga kepentingan masyarakat adat dan kebudayaannya bisa bersinergi," tuturnya.

Olehnya itu, pihaknya mengajak semua stakeholder untuk mendukung program nasional di bawah kendali Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR ini.

“Mudah-mudahan semua berjalan lancar. Karena memang untuk merubah satu kawasan kumuh menjadi kawasan yang bersih itu butuh kerja sama dari pihak," harapnya. Sembari bilang, Kelurahan Makassar Timur, Kota Ternate Tengah, merupakan kelurahan prioritas dalam program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). (agh/red)

Komentar

Loading...