Pendapatan UMKM Menurun, Fraksi Nasdem Kembali Desak Pemkot Ternate

Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Ternate Nurlaela Syarif, saat mengecek produk lokal di tokoh ole-ole

TERNATE-PM.com, Dampak Covid-19 bagi pelaku usaha sektor mikro UMKM di Kota Ternate sangat terasa, untuk itu Fraksi NasDem DPRD Kota Ternate mendorong Pemkot Ternate harus segera ambil langkah.

Menurut Nurlaela Syarif, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Ternate, sesuai rilis yang dikirimkan ke Poskomalut.com, Selasa (12/5/2020) mengatakan, sekitar Rp 500 juta nilai produk dari 160 pelaku usaha UMKM di Ternate yang produknya akan kadar luasa sampai bulan Juli 2020, ini karena dampak covid 19.

"Pemkot harus hadir untuk membantu pelaku usaha sektor mikro ini. Usaha produk pangan lokal seperti minuman Sari Pala, cemilan, abon, dabu-dabu, dan lain-lain sepi pengunjung dan nyaris tak laku di beberapa usaha rumah ole-ole seperti Taranoate, Rumah Khas oleh-oleh dan pusat jajanan lokal lainnya,"ungkapnya.

Lanjutnya, pihaknya saat turun cek di lapangan dan berdiskusi, mendengar, memahami kendala pelaku UMKM di lapangan, agar bisa mendorong ketegasan kebijakan strategis Pemkot membantu pelaku UKM IKM yang saat ini terkena dampak covid-19. Lantaran pendapatan di Rumah Khas ole-ole misalkan milik Lani turus drastis, Taranoate normalnya pendapatan 4jt/hari, saat covid 19 turun drastis sampai 70rb perhari. “Harus cari solusi agar sektor ukm ikm tetap semangat dan terus produksi , produktif dan berinovasi,"tegasnya.

Nurlaela menambahkan, apresiasi langkah UKM IKM Nusantara Maluku Utara yang berinovasi membuat parcel lebaran berdayakan produk lokal yang kena dampak covid 19. "Menurut kami membantu promosikan parcel lebaran ukm ikm lewat promosi jejaring whatsup group dan alhamdulilah terjual 50 parcel, bisa berdayakan 25 pelaku usaha yang sepi pendapatan," tutupnya.(sam/red)

Komentar

Loading...