Penyidik Kembali Periksa Tiga Pejabat RSUD CB Terkait Korupsi TPP  

Bendahara penerima RSUD CB Ternate, Asriyani Nahumarury usai menjalani pemeriksaan.

TERNATE-pm.com, Tiga pejabat Rumah Sakit Umum Daerah Chasan Boesoirie (RSUD-CB) Ternate kembali dimintai keterangan oleh tim penyelidik Bidang Intelijen Kejaksan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, terkait dugaan kasus korupsi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 900 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan non-PNS.

Mereka adalah, dr. Abd Aziz Manaf selaku Ketua dan Sekertaris Dewan Pengawas Internal RSUD CB Ternate, Asnur Hi.Hukum S serta Bendahara penerima RSUD CB Ternate, Asriyani Nahumarury.

Ketua Dewan Pengawas Internal RSUD CB Ternate, dr. Abd Aziz Manaf mengatakan, ia hanya dimintai keterangan saja terkait dengan persoalan yang kemarin kejadian di rumah sakit umum.

"Hubungannya itu saja. Saya baru pertama (dimintai keterangan)," ungkapnya usai pemeriksaan, Jumat (9/9/2022).

Sedangkan, Bendahara Penerimaan RSUD CB Ternate, Asriyani Nahumarury usai pemeriksaan enggan memberi keterangan saat dicegat wartawan.

"No comment (tidak ada komentar)," singkatnya sembari begegas meninggalkan Kantor Kejati.

Sementara, Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga dikonfirmasi secara terpisah membenarkan permintaan keterangan tersebut.

"Benar hari ini ada tiga orang yang dimintai keterangan. Jadi pihak yang dimintai keterangan saat ini sudah sekitar 16 orang," pungkasnya.

Komentar

Loading...