Perlu Pemetaan Atlit Wushu Untuk Hadapi Pra PON 2023

Duel dua atlit wushu pada Kejurda I 2023 di GOR Ubo Ubo, Kota Ternate.

TERNATE-pm.com, Pasca suksesnya penyelenggaran Kejuaraan Daerah (Kejurda) I 2023,  Pengprov Wushu Maluku Utara diminta melakukan pemetaan atlit.

Ini diucapkan Ketua KONI Maluku Utara, Hi Djasman Abubakar saat menutup pelaksaan Kejurda I wuhu kategori sanda, di Sport Hall GOR Ubo Ubo, Ternate, Rabu (17/5/2023).

Ketua KONI mengatakan, demi mempersiapkan atlit-atlit terbaik menghadapi event nasional, pelaksanaan Kejurda I Wushu Maluku Utara merupakan langkah awal yang sangat diapresiasi.

“Agenda kita paling dekat adalah pra kualifikasi PON. Sesudah itu ada event nasional PON di Sumut-Aceh 2024” ujarnya.

Terkait persiapan menghadapi pra kualifikasi PON 2023, Djasman menyarankan kepada Pengprov Wushu Maluku Utara agar melalukan pemetaan atlit.

Pemetaan itu agar bisa menentukan kekuatan yang nanti dipertandingkan pada Pra PON yang direncanakan pada akhir tahu ini.

Lanjutnya, setalah pemeteaan, Pengprov Wushu bisa fokus pada nomor pertandingan yang punya peluang bisa lolos pada PON 2024 Aceh-Sumatera Utara.

“Tentu kita semua perkepentingan atlit kita lolos sebanyak-banyaknya. Kuncinya hanya persiapan. Jika persiapan kita baik, Insha Allah tidak menutup kemungkinan kita semua bisa ikut pra kualifikasi,” tandasnya.

Sementara, Ketua Pengprov Wushi Indonesia Maluku Utara, Hi Djfar Umar meminta kepada para atlit wushu intens berlatih. Karena menurutnya, Kejurda I bukan akhir dari perjalanan wushu di Maluku Utara.

Tapi, kata dia, awal yang baik untuk mejadi salah satu cabang olahraga unggulan dan menyumbang banyak prestasi untuk Maluku Utara di tingkat nasional, bahkan internasional.

“Besar harapan kami, wushu menjadi yang terbaik di Pran PON 2023, dan menjadi salah satu keterwakilan Maluku di PON Aceh-Sumut 2024,” harapnya.

Komentar

Loading...