PNS Lingkup Pemkot Ternate Ogah Jadi Lurah

Apel PNS Lingkup Pemkot Ternate, di Kantor Wali Kota Ternate bebarapa waktu lalu.(foto:ist)

TERNATE-PM.com, Impian diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi harapan semua orang. Namun kondisi tersebut justru terbalik dengan PNS Kota Ternate. Ini setidaknya terlihat dari pengisian jabatan Lurah. Hampir sebagian besar PNS yang telah memenuhi syarat kepangkatan justru menolak ditawari menjabat sebagai lurah.

Seperti halnya yang diungkapkan oleh Lurah Tobololo Bakar Kasim belum lama ini dikantor DPRD. Dia mengakui, jabatan sebagai lurah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat itu,oleh dirinya dirinya sendiri bahkan sebelumnya meminta agar digantikan oleh orang lain. Hanya saja, oleh warga setempat menginginkan agar dirinya tetap menjabat sebagai Lurah.Hal tersebut turut diakui oleh Kabag Pemerintahkan Setda Kota Ternate Ariyandi Arief.

Dia mengakui saat ini,sebagian PNS yang telah memenuhi syarat kepangkatan ketika ditawari justru kebanyakan memilih menolak. Bukan hanya posisi Lurah, hingga saat ini, hampir sebagian besar staf kelurahan juga belum terisi. Salah satunya bagian administrasi.

Dikatakan Ariyandi, dari total 78 Kelurahan yang tersebar di 8 Kecamatan Kota Ternate,ada satu yang bakal memasuki usia pensiun. Yakni Lurah Kota Baru. Jika nantinya terjadi kekosongan, maka sementara bakal dijabat oleh sekretaris.

"Tapi untuk pengisian teknis di BKD,"katanya.

Selain porsi jabatan lurah yang dinilai minim peminat,dia juga memastikan rencana pemekaran kelurahan diantaranya Jan, Kasturian serta Batang Dua, dipastikan belum terwujud. Mengingat untuk pemekaran kelurahan selain penyiapan SDM, tentunya berkonsekwensi dianggaran.

Selain itu,pemekeran tentunya juga tentunya harus diatur melalui Perda, yang nantinya dibahas bersama DPRD.

"Tapi paling tidak sudah ada kesepakatan dari masyarakat, nantinya akan dikaji dan disampaikan ke Walikota untuk menikai,"tukasnya.(tal/red)

Komentar

Loading...