Polda Malut Imbau Masyarakat Bijak Terima Informasi Covid 19

TERNATE-PM.com, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) mengimbau masyarakat di daerah ini agar bijaksana menerima informasi terutama terkait dengan penanganan terhadap kasus Covid-19 dan percayakan kepada pemerintah.

"Kami terus memantau berbagai informasi yang berkembang di medsos, terkait dengan penanganan wabah virus corona, terutama yang bertentangan dengan kebijakan pemerintah," kata Kabid Humas Polda Malut, AKBP Adip Rodjikan di Ternate, Jumat (20/3/2020)

Olehnya itu, Adip mengimbau, terkait  Informasi Covid–19, kiranya masyarakat jangan panik dengan peredaran informasi yang beredar namun akan lebih bagus lebih memperhatikan kebersihan diri dan lingkungannya.

Sehingga, Polda Malut menginstuksikan ke seluruh jajarannya untuk melaksanakan bersih-bersih lingkungan di permukiman dalam rangka mencegah menyebaran wabah virus Covid-19/corona.
 
Sedangkan secara internal, Polda Malut telah melakukan kegiatan bersih-bersih dilaksanakan seiring dengan maraknya penyebaran virus corona di berbagai negara, termaksud Indonesia yang sampai saat ini sudah mencapai ratusan kasus yang positif virus corona.

Polri Khususnya Polda Malut akan terus melakukan kegiatan berupa pencegahan-pencegahan dengan melakukan  bersih-bersih di lingkungan sentra-sentra ekonomi, sentra-sentra publik, tempat ibadah dan lain-lain. 

Untuk  itu, Polda Malut mengawali kegiatan pagi ini dengan  bersih-bersih di lingkungan polda maluku utara dan di lingkungan satker masing-masing. Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Maluku Utara dan seluruh personel Polda Malut.

Dia menyampaikan, virus corona ini bisa menginfeksi siapa saja oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat di Provinsi Malut untuk lebih sering membersihkan lingkungan dan lebih sering cuci tangan untuk menghindari terinveksi dari virus corona.

Untuk itu, seluruh personel telah diberikan sosialisasi terkait wabah cirus corona atau covid-19 yang saat ini sedang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia. (sam/red)
 

Komentar

Loading...