Polda Malut Tetapkan 5 DPO Tersangka Pengrusakan Fasilitas PT IWIP

Ratusan buruh saat melakukan aksi di PT. Iwip di hari buruh 1 Mei

TERNATE-PM.com, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit-Reskrimum) Polda Maluku Utara (Malut), bukan hanya menetapkan 11 karyawan PT. IWIP sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pengrusakan dan pencurian di PT. IWIP pada 1 Mei 2020. Namun juga menetapkan 5 orang yang bukan sebagai karyawan PT IWIP dan bahkan saat ini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Berdasarkan keterangan para saksi dan para tersangka kasus pengrusakan, telah ditetapkan 5 orang sebagai tersangka dan saat ini berstatus DPO dan semuanya bukan berstatus karyawan PT IWIP, dengan inisial MC (Pr), AA, HM, AR dan MR," kata Wakil Direktur Dit-Reskrimum Polda Malut AKBP Yuri Nurhidayat, kepada Poskomalut.com, Rabu (6/5/2020).

Menurut Yuri, perkembangan penanganan kasus tersebut sehubungan dengan tempat pencurian dengan pemberatan dengan modus penjarahan di koperasi/ mini market PT.IWIP sebagaimana laporan perkembangan penanganan kasus sebelumnya, bahwa pihaknya telah melakukan penahanan terhadap tersangka sebanyak 8 orang dan saat ini telah dilakukan penahanan di Rutan Polres Ternate.

"Jadi 8 orang itu dengan identitas tersangka sebagai berikut HH (59) buruh PT.IWIP, GS (24) buruh PT. IWIP, AM, (62) buruh PT.IWIP, IG (32) buruh PT.IWIP, BK (36) uruh PT.IWIP, HD (41) buruh PT.IWIP, FM (39) buruh PT.IWIP dan AH (25) buruh PT. IWIP,"ujarnya

Lanjutnya, sedangkan barang bukti terkait kasus ini telah dilakukan penyitaan berupa susu kaleng bear brand, rokok, Snack/ makanan ringan, mie instan, dan barang kebutuhan sehari hari lainnya. "Dengan total kerugian yang hingga saat ini masih dilakukan inventarisasi oleh pengelolah koperasi/mini market PT IWIP"jelasnya.

Ia menambahkan, untuk penetapan karyawan PT IWIP sebagai tersangka lainya yang baru saja diamankan petugas Selasa malam kemarin dengan inisilal AM, dan MT dan IN. "Saat ini para tersangka sudah dilakukan penahanan di Rutan Polres Ternate,"pungkasnya. (sam/red)

Komentar

Loading...