Polisi Pulangkan 11 Pendemo dan Empat Masih Ditahan

Kapolres Ternate AKBP, Andik Purnomo Sigit.

TERNATE-pm.com, 15 mahasiswa yang diamakan Polres Ternate 11 dianataranya dipulangkan dan empat ditahan karena masuk indekasi provokator dalam aksi tolak BBM pada Senin (19/9/2022) kemarin.

Kapolres Ternate AKBP, Andik Purnomo Sigit mengatakan, rapat bersama OKP dan pihak kampus untuk pemecahan masalah mahasiswa yang ditahan.

"Aturan-aturan yang harus dipenuhi mahasiswa ketika turun di lapangan, jangan sampai mereka membawa orang yang banyak, sehingga aksi yang semula damai jadi anarkis,"ujar Andik usai rapat di ruangan rapat Polres Ternate, Selasa (20/9/2022).

11 orang yang dipulangkan tersebut ada indikasi provokasi, tapi akan dilakukan pembinaan. Polres bersama-sama pihak kampus melakukan pembinaan agar kejadian anarkis saat aksi jangan sampai terulang.

"Kalau terulang lagi mereka akan dijerad. Jadi kami mengimbau kepada mahasiswa lebih paham lagi tentang aturan penyampaian pendapat di muka umum," ucapnya.

Andik menyebut, permintaan mahasiswa adalah peran pemerintah provinsi dan kota terhadap situasi kenaikan harga BBM sesuai dengan kewenangannya.

"Tentunya mereka diajak komunikasi seperti apa langka dan giat giatnya. Mungkin dengan terbukanya wali kota dan gubernur itu dimasukkan buat mereka. Sebalikanya mereka bisa memberikan pemahaman sehingga lebih sempurna," cetusnya.

"Mereka boleh melakukan unjuk rasa, tapi sama-sama jaga aturannya," imbuhnya.

Sementara, Wakil Dekan III FKIP Universitas Khairun Ternate, Zainuddin Abdullah menyatakan, unjuk rasa isu nasional terkait kenaikan BBM merupakan bagian dari fungsi kontrol terhadap pemerintah.

Namun menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum memiliki aturan yang harus ditaati, sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

“Jangan sampai timbul provokasi-provokasi sehingga terjadi gesekan antara mahasiswa dengan kepolisian,” ujarnya.

Ia mengaku, dengan kejadian yang terjadi di depan kampus FKIP Unkhair Ternate, pihak kampus masih akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pimpinan universitas untuk mendapat kepastian.

"Yang pasti, dari 15 mahasiswa gabungan yang diamankan dan 11 yang akan dipulangkan tersebut, masih ada 4 dan dua di antaranya merupakan mahasiswa dari Unkhair,” pungkasnya.

Komentar

Loading...