Polres Halteng Ciduk Dua Pelaku Ranmor Asal Galela

Kedua pelaku Ranmor yang diciduk Polres Halteng

WEDA-PM.com,  Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Halmahera Tengah, berhasil menciduk dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (Ranmor). Keduanya adalah BJ (21) dan SS (21) Warga Galela Halmahera Utara (Halut). 

Kasat Reskrim Polres Halteng, IPTU Effan Sulaiman mengatakan, kedua pelaku diamankan bersamaan dengan dua ranmor beserta satu buah kunci T yang digunakan pelaku. Mereka diamankan di Sofifi Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan (Tikep). "Kedua Pelaku kita tangkap di Sofifi, beserta babuk,"kata Kasat Reskrim, Selasa (3/3/2020).

Perwira pertama Polisi itu menjelaskan, kronologis awal terjadinya pencurian dua buah kendaraan bermotor jenis Yamaha M3 yang sedang terpakir di Puncak Kafe Goeng. Kasat mengatakan, diketahui adanya pencurian motor saat Amir Mahmud (Korban) yang juga anggota Polres Halteng itu, sekitar pukul 20.20 wit, yang berada di kafe goeng hendak pulang, Namun pada saat tiba ditempat parkir korban melihat motor yang sedang parkir sudah tidak ada.

"Jadi setelah
korban lihat motornya sudah tidak ada langsung menghubungi anggota piket dan
diteruskan dengan membuat laporan polisi bahwa motor yang sedangkan parkir
sudah tidak ada alias hilang,"ujar Kasat.

Setelah adanya
laporan itu, anggota polres berkordinasi dengan Polsek dan Pospol jajaran untuk
melacak kedua pelaku dan hasilnya keberadaan kedua pelaku bisa dilacak dan
selanjutnya ditangkap. "Kedua pelaku dijemput di Polsek Oba Utara,
selanjutnya di bawa ke Polres Halteng," jelasnya.

Kasat menceritakan,
kedua pelaku beraksi dengan membawa satu buan kunci T dan selanjutnya menunu TKP
yang mana sudah membuat target pencurian motor yang sedari awal sudah masuk
target operasi mereka. Setalah berhasil mencuri motor keduanya langsung kabur
menuju Sofifi selanjutnya akan ke Halut namun, aksi keduanya gagal maning
lantaran diciduk lebih dulu oleh aparat kepolisian.

"Kedua pelaku
setelah diperiksa mengaku baru pertama kali mencuri ranmor, arena pada saat
akan melamar kerja tidak ada motor untuk pergi ke perusahan PT IWIP. Jadi
niatnya mencuri untuk mengantar lamaran,”paparnya.

Untuk sementara kami masih dalami, apakah ada keterlibatan orang lain atau mereka ini sebagai sindikat. "Kami masih periksa kedua pelaku. Kedua sudah ditahan," jelasnya. (msj/red)

Komentar

Loading...