Polres Ternate Tetapkan Lima Tersangka Pengroyokan Anggota Brimob

Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Riki Arinanda

TERNATE -PM.com, Polres Ternate tak membutuhkan waklu lama menangkap pelaku pengroyokan anggota Brimob Polda Malut Brigpol Juandi Umamit, di lingkungan Jerbus Kelurahan Tanah Tinggi Barat, Kecamatan Ternate Selatan.

Hanya berselang empat hari pasca peristiwa tersebut, Minggu
(10/11) dini hari, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Ternate langsung
bergerak cepat dan berhasil meringkus 5 pelaku anggota Brimob Malut asal
Kepulauan Sula (Kepsul) tersebut.

Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Riki Arinanda, kepada wartawan
Selasa kemarin, mengatakan paska pengeroyokan yang di lakukan sejumlah pemuda
di lingkup Jerbus sesuai Laporan Polisi (LP) yang masuk di Sentral Pelayanan
Kepolisian Terpadu (SPKT) langsung anggota Satreskrim Polres Ternate bergerak
untuk melakukan pengembangan kasus tersebut.

"Dari hasil pengembangan anggota di lapangan, langsung
mengamankan sebanyak 5 orang sebagai tersangka. Masing-masing berinisial ZR,
AS, IS, RN, dan satu di antaranya adalah IT perempuan tomboy mereka sudah di
amankan," katanya.

Menurutnya, anggota sempat mengamankan 12 orang tetapi dari hasil
pemeriksaan, hanya 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu dari
hasil pengembangan dan membentuk tim gabungan dengan melibatkan anggota
Reskrimum Polda, Reskrim Polres dan Reskrim Polsek Ternate Selatan. Dari situ
anggota langsung menangkap tersangka pertama yang berinisial IT yang diamankan
di lingkungan Jerbus. Dari keterangan IT lah polisi langsung bergerak cepat dan
meringkus ZR di lingkungan BTN di susul tersangka IS yang diamankan oleh
anggota Reskrimum Polda.

 Selain itu, tersangka RS ditangkap di pelabuhan Ahmad Yani sedangkan tersangka AS langsung serahkan diri ke Polres. "Masih ada tersangka lain yang turut melakukan pengeroyokan salah satunya pelaku yang berinisial F merupakan pelaku utama yang saat ini masih dalam pengejaran anggota polisi," ujarnya. Lanjutnya, dari hasil pemeriksaan, lima  tersangka ini akan dijerat dengan pasal 170 ayat (2) Jounto 55 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Untuk masalah ini dirinya langsung ke lapangan bersama anggota lainnya untuk berusaha menangkap pelaku utama. "Ini kemungkinan masih ada tambahan pelaku lagi kasus pengeroyokan satu anggota Brimob Polda Malut ini," tutupnya. (nox/red)

Komentar

Loading...