Polsek Ternate Selatan Didesak Tuntaskan Kasus Pengeroyokan

Kantor Polsek Ternate Selatan.

TERNATE-PM.com, Kasus penganiayaan yang dilakukan Andre dan rekan-rekannya terhadap Muhamad Zulfikar Umabahi (17) di Kelurahan Sasa, Ternate Selatan sampai saat ini belum menemui titik terang. Hal ini kemudian menuai tanggapan dari Praktisi Hukum, Agus Salim R Tampilang.

Agus mendesak penyidik Polsek Ternate Selatan segera menindaklanjuti laporan dengan Nomor : STPK/III/Polsek tertanggal 1 Maret 2022 itu, karena korban datang melapor untuk memperoleh keadilan.

"Penyidik jangan terlalu lama, karena setiap orang yang melapor itu menantikan keadilan," cetusnya kepada media ini, Selasa (28/6/2022).

Agus juga meminta penyidik segera membuat satu reka peristiwa kekerasan yang dilakukan para tersangka.

"Jadi apabila ini dibiarkan saja, maka membuat orang bertanya-tanya kepastian hukum yang dinantikan pelapor itu seperti apa?Jadi penyidik harus memberikan kepastian hukum," pintanya.

Untuk salah satu pelaku yang melarikan diri alias Andrea, kata Agus, harus ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh penyidik. Karena, menurut dia, pelaku yang melarikan diri itu tidak koperatif terhadap panggilan penyidik, dan itu bentuk kesengajaan dalam proses penyilidikan.

"Karena panggilan penyidik dia tidak hadir, makanya penyidik segera menangkap untuk para pihak ini bisa di adili," tuturnya.

Agus menjelaskan, sudah jelas terkait kasus pengeroyokan, sebagaimana dijelaskan dalam Undang-undang Pidana pasal 170 ayat 1 menyebutkan, barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang.

"Karena ada kata kekerasan terhadap orang, itu artinya ada persengkongkolan, dia mau pukul atau tidak dia harus ditetapkan menjadi tersangka," tutupnya.

Komentar

Loading...