poskomalut.com
baner header

Potong Gaji dan THR Pegawai, KPw BI Malut Sumbang 245 Paket Sembako

KPw BI Malu Juga Sumbang Rapid Test di RSUD Kota Tidore Kepulauan

TERNATE-PM.com, Menjelang hari raya Idul Adha 1441 Hijriah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara (KPw BI Malut) melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Bantuan yang berasal dari  pemotongan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji dewan gubernur hingga pegawai Bank Indonesia selama 6 bulan, itu merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian Ikatan Pegawai Pegawai Bank Indonesia (IPEBI) terhadap masyarakat di masa pandemi.

“KPw BI Malut memberikan bantuan 254 paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang ada di Kota Ternate,” ungkap Kepala Perwakilan BI Maluku Utara Gatot M Manan melalui siaran pers, Kamis (30/7/20).

Adapun penerima paket sembako terdiri dari pelaku UMKM, petugas/pengurus rumah ibadah, hingga masyarakat umum yang terdampak.

KPw BI Malut juga memberikan rapid test dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) di RSUD Kota Tidore Kepulauan. Bantuan ke RSUD Kota Tidore Kepulauan atas pengajuan dan difasilitasi Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Dr. Achmad Hatari, SE.,M.Si.

Bantuan diserahkan langsung Kepala Perwakilan BI Maluku Utara, Gatot M Manan kepada direktur RSD Kota Tidore Kepulauan dr. Fahrizal Maradjabessy, Sp.B. Penyerahan bantuan dilakukan di halaman RSD Kota Tidore Kepulauan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Diketahui, rincian bantuan yang disalurkan ke RSD Kota Tidore Kepulauan yakni 1.000 rapid test, 160 medical google, dan 625 masker N-95 senilai Rp 249.370.000 (dua ratus empat puluh sembilan juta tiga ratus tujuh puluh ribu rupiah).

Dalam kesempatan itu, Gatot menyampaikan, Bank Indonesia terus mendukung upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan mendorong pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi.

Bank Indonesia lebih menekankan pada penguatan sinergi ekspansi moneter dengan akselerasi stimulus fiskal pemerintah. Diantaranya, melalui komitmen BI untuk melakukan pendanaan atas APBN 2020 melalui pembelian SBN dari pasar perdana secara terukur, baik sesuai mekanisme pasar maupun secara langsung sebagai bagian dari upaya untuk biaya kesehatan, perlindungan sosial, serta sektoral K/L dan pemerintah daerah guna mendukung program pemulihan ekonomi nasional.

“Bank Indonesia juga berbagi beban dengan pemerintah untuk mempercepat pemulihan UMKM dan korporasi,” pungkasnya. (Ris/red)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: