Proses Sidang Tak Halangi Eksekusi Lahan di Ternate

Aparat keamanan saat pengamanan di lokasi eksekusi lahan.

TERNATE-pm.com, Sebelum eksekusi lahan di Jl. Kapitan Pattimura, Kelurahan Kalumpang, Kota Ternate, Pengadilan Negeri Ternate, Maluku Utara, meminta warga segera mengosongkan bangunan rumah, Senin (22/5/2023)

Plt Panitra PN Ternate Jefri mengingatkan kepada warga tidak menghalang halangi proses eksekusi. Karena ini ada ancaman pidana.

"Kami mohon kerja samanya dengan baik," singkat Jefri.

Setidaknya ada empat rumah yang bakal terdampak proses eksekusi ini. Jefri bilang, proses sidang yang diajukan warga tidak bisa dijadikan penghalang eksekusi tersebut.

"Saya ingatkan kepada ibu-ibu dan bapak-bapak untuk dapat meninggalkan untuk objek eksekusi. Tenggat waktu yang diberikan selama 30 menit ke depan. Apabila ibu dan bapak tidak meninggalkan objek eksekusi, kita akan eksekusi," pungkasnya.

Diketahui, eksekusi itu berdasarkan penetapan Ketua Pengadilan Negeri Ternate tanggal 29 Juni 2022 Nomor 14/Pdt.G/1992/PN Tte tentang perintah melaksanakan eksekusi, guna memenuhi isi Putusan Pengadilan Negeri Ternate Nomor 14/Pdt.G/1992/PN Tte tanggal 3 Oktober 1992 Jo.

Selain itu, Putusan Pengadilan Tinggi Maluku Utara Nomor 89/PDT/1994/PT MAL tanggal 19 Oktober 1994 Jo Putusan Kasasi Nomor 872 K/PDT/1995 tanggal 30 Agustus 1995, dalam perkara antara; Leopold Nikijuluw, Notje Nikijuluw Dkk; sebagai para penggugat/para terbanding/ para termohon kasasi/para pemohon eksekusi.

Komentar

Loading...