Proyek Pagar Dinas PTPS Halteng Dikerjakan Asal Jadi

Bangunan pagar yang baru dibangun sudah ambruk.

WEDA-pm.com, Proyek pembangunan pagar kantror Dinas PTSP Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) di Fidi Jaya diduga dikerjakan asal jadi. Pasalnya, proyek tersebut baru dibangun pada 2022 lalu sudah ambruk akibat galian pondasi tidak maksimal.

Proyek yang dibangun menggunakan APBD dengan nilai anggaran sebesar Rp199,800,000, volume 95 meter, waktu pekerjaan 120 hari kalender, dikerjakan CV Berdikari Fafiye itu terendus dugaan pemasangan batu sebagai pondasi tidak digali.

Kepada media ini, salah satu tukang ojeg yang enggan disebut namanya mengungkapkan, awalnya ia melihat pekerjaan galian untuk fondasi proyek ini tidak maksimal. Tukang ojeg itu kemudian menitip pesan pada salah satu staf di PTSP agar menegur kepada kepala tukang atau mandor.

"Saya sudah sampaikan kepada salah satu staf di PTSP ini supaya dia sampaikan ke bas (kepala tukang) agar galian fondasinya kase dolom (dalam), karena di sini rawan tergenang air. Sangat disayangkan kalau hanya meletakkan fondasi seperti ini, nanti struktur bangunganya cepat rusak," kata tukang ojeg itu kepada media ini, Jum'at (8/09/2023).

Ia kemudian meminta pihak terkait untuk melakukan pengecekan terhadap cara pembangunan pagar tersebut, sehingga ketika terdapat kekeliruan dalam pengerjaan, segera ada perbaikan.

"Inspektorat atau pihak-pihak terkait tu ngoni (kalian) cek pekerjaan ini, masa baru dibangun kong so rubu (sudah roboh) tu,” pungkasnya.

Hingga berita ini naik tayang, jurnalis media ini dalam upaya mendapat keterangan dari Kadis PTSP sulit dihubungi, termasuk Kepala Inspektorat dan pihak CV Berdikari Fafiye.

Komentar

Loading...