poskomalut.com
baner header

PT IWIP Sponsor Utama Sosialisasi Pelestarian Ekosistem Terumbu Karang dan Hutan Mangrove di Wilayah Pesisir

WEDA-PM.com, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menjadi sponsor dalam kegiatan sosialisasi pelestarian ekosistem terumbu karang dan hutan mangrove berbasis masyarakat di wilayah pesisir, yang dilaksanakan di Pusat Studi Kebaharian Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, SMP Satu Atap Desa Gemaf Kecamatan Weda Tengah, Senin (20/1/2020).

Dosen Fakultas Perikanan Unkhair Jefri Memba mengatakan, kegiatan sosialisasi pelestarian ekosistem terumbu karang dan hutan mangrove berbasis masyarakat di Wilayah pesisir, ini disponsori oleh PT IWIP. “Jadi, sosialisasi ini berkaitan dengan perekrutan pembentukan masyarakat di Desa Gemaf, guna mengikuti pelatihan pelestarian ekosistem terumbu karang dan hutan mangrove,”kata Jefri.

Masyarakat Desa Gemaf serius mengikuti sosialisasi pelestarian terumbu karang dan hutan mangrove yang disponsori PT. Iwip bekerjasama dengan fakultas Perikanan dan Kelautan Unkhair Kota Ternate.

Dia menyampaikan, masyarakat yang mengikuti pelatihan nantinya diberikan sertifikat serta lisensi yang sah, sehingga perlu adanya kerjasama yang baik, dan nantinya mengetahui bagaimana tata cara menyelam, dan memperbaiki terumbu karang yang rusak serta melakukan rehabilitasi penanaman hutan mangrove.

“Tahapan dalam perekrutan masyarakat khususnya desa Gemaf, minimal 7 orang untuk mengikuti pelatihan dimaksud, dan dalam perekrutan mengikuti pelatihan kegiatan ini, kami libatkan 3 Desa, diantaranya Desa Lelilef Waibulen, Desa lelilef Wawai, dan Desa Gemaf. Jumlah dalam perekrutan sebanyak 20 orang,”jelasnya.

Menurutnya, kegiatan pelatihan, yakni tahapan dasar memakan waktu kurang lebih 3 hari, dimulai dari tanggal 21 Januari sampai dengan tanggal 23 Januari, dengan capaian umur dari 18 tahun sampai 44 tahun dalam kategori memenuhi syarat. “Harapan kami yang mana sebagai pelaksana mengharapkan terumbu karang, dan hutan mangrove yang sudah dirusaki ada perhatian dalam melakukan rehabilitasi kembali,”kata Sofyan, yang juga Dosen perikanan Unkhair dalam kegiatan tersebut.

Mengenai mangrove, dilihat dari buah yang sudah matang sehingga dibuat pembibitan dan penanaman, dan harus menggunakan tanah dalam pengisian polybag, sehingga rehabilitas hutan Mangrove bisa berkembang dengan baik. “Pembentukan dan pelatihan dari masing-masing Desa akan kami buatkan satu sertifikat, sehingga lebih sah secara administrasi. Sehingga kedepan masyarakat yang ada di Pesisir pantai sudah bisa mengetahui dan lebih mandiri dalam penanaman tumbuh karang, dan hutan mangrove,”ujarnya menambahkan.

Camat Weda Utara Nurhalis Wahidin, dalam sambutannya berharap, sosialisasi dan pembentukan pelatihan oleh Fakultas Perikanan dan Kelautan Unkhair Ternate, kerja sama PT IWIP dapat memberikan manfaat bagi warga Gemaf dan daerah pesisir yang lebih baik. “PT IWIP harus lebih memperhatikan terkait dampak yang nanti bisa menimbulkan abrasi laut, pantai tercemar ke Desa Gemaf maupun desa-desa yang ada di lingkar tambang,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Gemaf Constantein Manicome, menyatakan sosialisasi hutan mangrove dan terumbu karang sebelumnya sudah dilakukan PT. WBN. Akan tetapi upaya dalam rehabilitasi selama ini tidak dilaksanakan dengan alasan bahwa hutan mangrove dilarang oleh pemerintah akan tetapi kenyataanya berbalik, seperti dilihat sekarang ini, hutan mangrove dan terumbu karang sudah dirusaki.

“Dengan adanya program pembentukan pelatihan ini, sangat mendukung. Saya harapkan kedepan penanaman terumbu karang dan hutan mangrove bisa direhabilitas dengan baik, sehingga abrasi laut tidak tercemar. Masyarakatpun melaut dengan mendapatkan hasil lebih baik,”ucap Kades.

Hadir dalam kegiatan ini, Sofyan M.si (Dosen Fakultas Perikanan), Jefri Memba M.si (Dosen Fakultas Perikanan), Nurhalis Wahidin M.si (dosen Fakultas Perikanan. Ruslan Dahlan  (Camat Weda Utara), Constantain Manicome (Kades Gemaf) Beserta Staf desa, dan Bagian Eksternal PT IWIP serta Humas weda Utara dan Humas weda Tengah, serta Masyarakat Desa Gemaf. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: