Rehabilitasi Pecandu Narkoba Sukarela di Malut Alami Peningkatan

Kepala BNNP Malut, Brigjen Pol Edi Swasono

TERNATE-PM.com,
Rehabilitasi pecandu Narkoba secara sukarela di Malut alami peningkatan. Hal
ini disampaikan kepala BNNP Malut, Brigjen Pol Edi Swasono di ruang kerjanya
pada Selasa, (10/12/2019).

Menurut
jenderal bintang satu ini, target yang harus dicapai sampai Desember tahun 2019
ini sudah terpenuhi di klinik Pratama BNNP Malut sejumlah 50 klien pecandu
dengan rincian rujukan rawat inap 1 klien, karena tingkat adiksi yang cukup
parah. Selanjutnya 10 pecandu melaporkan diri secara sukarela untuk
direhabilitasi. Selain itu tim rehabilitasi yakni konselor adiksi dan
fasilitator juga melakukan penjangkauan dengan Skrining Intervensi Lapangan (SIL)
dan berhasil menjangkau 24 pecandu. Sementara dari kasus hukum Narkoba baik
yang ditangani Polda Malut maupun BNNP Malut ada 16 pecandu. "Capaian
rehabilitasi tak terlepas dari semakin tinggi kesadaran masyarakat di Maluku
Utara bahwa pecandu adalah korban yang harus direhabilitasi,"ujarnya.

Fungsi
rehabilitasi sebagai langkah kuratif dan merupakan strategi menurunkan demand
atau permintaan akan Narkoba, jadi orang tak terpengaruh walaupun suplai
Narkoba banyak. "Jumlah pengguna Narkoba di Malut berdasarkan survei ada
13.181, maka target rehabilitasi harus naik, untuk itu pihaknya akan melakukan
sosialisasi lebih intens dengan melibatkan unsur masyarakat,"jelasnya.

Pria
yang sebelumnya menjabat Dirkrimsus Polda Papua Ini, menambahkan pecandu yang
telah direhabilitasi juga akan tetap di jaga agar tidak kambuh dan di 2020 akan
ada agen pemulihan untuk memastikan pecandu yang telah direhabilitasi tidak
relaps (kambuh).tegasnya. (nox/red)

Komentar

Loading...