Ribuan Penduduk Halteng Belum Perekaman e_KTP

Proses Perekaman KTP Elektronik di Dukcapil (Ilustrasi)

WEDA-PM.com, Perekaman kartu tanda penduduk (KTP) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Pemkab Halmahera Tengah (Halteng), tidak mencapai target nasional. Pasalnya, hingga kini jawatan yang dipimpin Kamal Abdul Fatah itu baru mencapai 83,24 persen dalam hal perekaman e_KTP. Harusnya, capai 100 persen sebagaimana target nasional.

"Halteng saat ini hanya mencapai 83,24 persen. Padahal target nasional harus mencapai 100 persen di tahun 2021,"kata Kadis Capilduk Pemprov Maluku Utara, Burhan Mansur, saat melalukan monitoring, kemarin.

Selain itu, masih ada sekitar 7 ribu penduduk Halmahera Tengah yang belum melakukan perekaman e_KTP.

"Sekitar 7 ribu penduduk yang belum merekam e-KTP,"ucapnya.

Kadis Capilduk Pemprov Malut ini sampaikan, dalam hasil monitoring sistem pelayanan dokumen kependudukan pada Dukcapil Pemkab halteng, terdapat sejumlah masalah ditemukan. Untuk itu, masalah tersebut harus jadi perhatian Pemda Halteng.

Dijelaskan, salah satu tolak ukur permasalahan ini adalah Alat perekaman dokumen kependudukan yang dimiliki Dukcapil halteng hanya satu. Itu pun kadang gangguan.

"Persoalan Sumberdaya manusia yang terbatas juga jadi masalah. Sebab, begitu banyak penduduk yang harus dilayani. Sementara, SDM hanya sekitar 18 orang yang bekerja,"ucapnya.

Untuk itu, kepala dinas meminta Bupati Edi Langkara menambah tenaga yang ada di dukcapil halteng.

Selanjutnya, masalah gedung juga menjadi perhatian kami. Sebab, kantor dukcapil gedungnya terlalu kecil.

"Ini juga harus jadi perhatian Pemda. Selain itu, persoalan pendanaan yang diberikan kepada dukcapil harus lebih besar,"katanya.

Beberapa persoalan yang ditemukan ini lanjutnya, akan disampaikan kepada kementerian dalam hal dirjen dukcapil.

"Kondisi seperti ini harusnya APBD yang diusulkan dari dukcapil berkisar Rp 5 miliar. Kalau anggaran sudah begini barulah kinerja baik. Kalau hanya Rp 2 miliar tidak akan cukup,"pungkasnya.(msj/red)

Komentar

Loading...