RSUD CB Ternate Bagian Timur akan Jadi Ruang Pasien Covid-19

Direktur RSUD Ternate Syamsul Bahri

TERNATE-PM.com, Pihak RSUD Chasan Boisoeri Ternate akan mengosongkan ruangan dibagian sisi timur untuk dijadikan tempat isolasi pasien covid-19. Langka ini diambil menyusul jumlah kasus positif covid-19 di Malut masih terus meningkat.

“Ruangan yang di bagian Timur RSUD CB Ternate rencana kami kosongkan dari pasien umum, dan akan dikhususkan untuk pasien Covid-19. Saat ini ada beberapa ruangan sudah dikosongkan dan sudah mulai dilakukan rehab,” jelas Direktur RSUD CB Ternate Samsul Bahri pada wartawan di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara baru-baru ini.

Syamsul mengatakan, ruangan di bagian Timur yang sudah kosongkan dan dijadikan ruang isolasi pasien Covid-19 yakni ruang anak, ruang kebidanan, dan ruang VIP anak. Di ruang Amarilis 12 tempat tidur telah dikosongkan. Rencana ruang saraf dan paru juga dikosongkan dan diperuntukan pasien covid-19. ”Saat ini ruang yang telah terpakai sebagai ruang isolasi pasien covid-19 yakni ruang, anak, VIP Kebidanan dan raung VIP anak. Ruangan yang semetara direhab itu ruang Amarilis. Rencana pasien saraf di pindahkan ke paviliun, sehingga ruang saraf juga disiapkan ruang isolasi, begitu juga ruang paru, jadi sekitar 51 tempat tidur disiapkan untuk pesian Covid-19,” ungkapnya.

Lanjut dia, agar ruang isolasi tidak ful,  pasien Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG) atau dalam kondisi sehat tidak komplikasi dapat dikarantina di Hotel Sahid. Sementara pasien positif dengan status PDP karena mempunyai penyakit lain dirawat di RSUD CB Ternate. ”Semestinya yang dirawat di ruang isolasi RSUD Ternate adalah pasien yang mempunyai gejala, jadi recana ada beberapa pasien covid-19 dengan status OTG kami pindahkan ke Hotel Sahid untuk di jalani karantina disana,” ujarnya.

Disentil terkait dengan alat kesehatan berupa ventilator, kata Direktur terdapat 11 unit ventilator yang stay di RSUD CB Ternate. Rencana dilakukan penambahan 5 unit lagi, namun harus pesan diluar negeri itu pun barang tiba di Ternate bulan Juni mendatang. ”Rencananya disiapkan 8 unit ventilator menghadapi pandemi virus corona di Malut, namun saat ini sudah tersedia 11 unit, jadi rencana pengadaan tambahan 5 unit lagi tapi harus pesan diluar negeri dan itu  bulan juni baru bisa tiba, jadi cukup 11 unit saja,” bebernya.

Sedangkan alat pelindung diri (APD) tenaga medis masih tersedia seribu pasang lebih dan setiap hari menggunakan rata-rata 25 buah. ”APD masih cukup untuk beberapa hari kedepan, karena rata-rata dalam satu hari 25 APD digunakan, itu pun tergantung pada keluhan pasien,” pungkasnya. (iel/red)

Komentar

Loading...