Saling Ancam, Kuasa Hukum Eks Karyawati Bakal Lapor Balik PT MSN ke Polda Malut

Agus R Tampilang.

TERNATE-pm.com, Agus Salim R Tampilang, kuasa hukum mantan karyawati PT Masindo Solaris Nusantara (MSN) Ternate, FMS mengaku tidak gentar dengan ancaman dialamatkan kepada kleinnya.

Sebelumnya, perseteruan kedua pihak mencuat setelah FMS membuat laporan atas pemecatan dirinya dari perusahaan tersebut karena menolak ajakan selingkuh dari atasannya.

Namun hal itu kemudian dibantah pihak perusahaan dengan mengungkapkan Putus Hubungan Kerja (PHK) terhadap FMS, karena diketahui melakukan sejumlah pelanggaran yang ditemukan di sleep center.

FMS lalu diancam bakal dilaporkan ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik, apabila tidak mengakui statemennya adalah fitnah dan meminta maaf kepada pihak perusahaan.

Kuasa hukum FMS kemudian menanggapi ancaman tersebut dengan menyatakan pihaknya tidak tinggal diam. Bahkan, ia mempersilakan pihak perusahaan melaporkan kliennya ke aparat penegak hukum.

"Kami akan membuat laporan secara tertulis ke Polda Maluku Utara atas dugaan pelecehan seksual, karena apa yang dialami klein kami itu adalah pelecehan secara verbal,” tegas Agus saat dikonfirmasi Jurnalis poskomalut.com, melalui via telepon, Selasa (7/3/2023).

Agus membeberkan, kleinnya tidak akan melakukan permintaan maaf karena pihaknya juga mengantongi bukti yang cukup atas dugaan yang disampaikan beberapa hari lalu.

"Apa yang disampaikan klein saya beberapa hari lalu di media itu semuanya benar dan kami bisa buktikan. Bukti tersebut kami kantongi,"katanya.

Agus menegaskan pihaknya memiliki bukti dan tidak mengada-ngada. Dan, apa yang disampaikan itu seluruhnya benar adanya.

“Tidak perlu bersilat lida, lebih baik mengakui perbuataannya,” beber Agus.

Pengacara nyentrik itu kembali menyoroti pernyataan Kepala Keuangan PT MSN, Huda dengan mempertanyakan kapasitasnya. Menurutnya, Huda sadar atau mawas diri.

"Dia bukan kuasa hukum perusahaan kok, bagimana dia ngotot, bahkan biang kerok PHK klein kami itu sudah kami mengetahui,"cetusnya.

Dirinya menegaskan perkara kliennya terbukti ketika mediasi di Disnaker dengan pihak perusahaan, bahwa siapa biang kerok sebenarnya.

"Dalam waktu dekat ini akan membuat laporan di Polda dan silahkan kalian laporkan ke Polres, kami juga yakin seratus persen tidak menindaklanjuti karena ada SKB," tandasnya.

Komentar

Loading...