Saran Anwar Husen Untuk Bazda Dan MUI Tidore

Presidium KAHMI Kota Tidore Kepulauan Anwar Husen S,Pd, M.si

TIDORE-PM.com, Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Tidore Kepulauan Anwar Husen S,Pd, M.si memberikan saran buat BAZDA dan MUI Kota Tidore Kepulauan, terkait dengan pengelolaan zakat, infaq dan sadakah pada Ramadhan 1441 Hijriyah ini.

Anwar Husen S,Pd, M.si menawarkan agar khusus bantuan rehabilitas pembangunan Masjid/ Mushollah mungkin bisa dipikirkan bersama dengan BKPRMI supaya ada formulasi model "subsidi silang", zakat termasuk infaq dan sadakah antar masjid karena potensinya yang berbeda supaya bisa menghindari ketimpangan, yakni yang potensinya bagus Masjidnya sudah lengkap dan punya saldo di bank ratusan juta, yang potensinya kurang, masjidnya tidak selesai-selesai perbaikan dengan puluhan tahun dan tabanasnya di tutup bank karena saldonya nihil terus. "Penyaluran harus dengan indikator-indaktor yang rasional dan terukur,’’ kata Anwar.

Menurut Anwar, sudah seharusnya Bazda dan Mui telah menyiapkan rillis menjelang Ramadhan tentang data potensi pendanaan setiap masjid dan ikhtisar kebutuhannya, keuntungannya wajib zakat punya informasi yang cukup untuk membuat nilai guna zakatnya menjadi lebih baik karena sangat dibutuhkan, membatasi pergerakan setiap masjid/ lembaga memohon zakat sendiri-sendiri dari wajib zakat, padahal belum terlalu mendesak di banding di tempat / Mesjid lain dan potensi pekerjaan pembangunan rehabilitasi Mesjid lain yang kurang potensi dananya bisa lebih dipacu.

Begitupun dengan zakat fitrah, ada yang potensinya besar mustahaknya sedikit, sebaliknya. Ini berpengaruh pada nominal yang di terima jika dibagi habis meski sama-sama mustahak kalo beda kampung maka bisa berbeda nilai yang di terima. Padahal Tuhan tidak memaksudkan penguasaan, tanggungjawab dan pengelolaan masjid/zakat itu menurut administrasi kampung, desa dan lainnya.

Prinsip lain, wajib zakat pasti menghendaki zakatnya tepat sasaran dan sesegera mungkin tersalurkan bukan disimpan bertahun-tahun , ingat bahwa Badan Amil hanya perantara niat wajib zakat, termasuk juga Bazda.

Anwar bahkan menyarankan bila kedua lembaga ini masih belum mendapatkan formula dalam pengelolaan ini sebagaimana dirinya sarankan, maka jika dibutuhkan dirinya siap memberi pandangan bersama Bazda dan MUI Tidore. (mdm/red)

Komentar

Loading...