Sat-Reskrim Polres Ternate Amankan 4 Pelaku Pencabulan Dibawa Umur

Kasat Reskrim Polres Ternate, Riki Arinanda

TERNATE -PM.com, Tim penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat-Reskrim) Polres Ternate berhasil mengamankan empat pelaku kasus pencabulan anak di bawa umur. Ke empat pelaku masing-masing inisial FSR alias R (18), Al alias D (19), Mia alias I (19) dan EJ alias E (17).

Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Riki Arinanda megatakan, ke empat pelaku yang melakukan pencabulan, korban inisial Ans alias Fi (16), kejadian kamis (28/5) sekira pukul 17 : 00 WIT bertempat di dalam mobil Toyota Calya warna silver dalam perjalanan menuju ke danau Tolire, Kelurahan Takome Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate.

"Pelaku Mia awalnya menelpon saksi satu mengajaknya pergi jalan-jalan keliling gunung gamalama, pada saat ron gunung pelaku sudah di pengaruhi Minuman Keras (Miras) jenis captikus,"kata Riki ketika di konfimasi, Senin (1/6/2020).

Riki menuturkan, selama perjalan mereka sudah mabuk dan terjadi aksi bejatnya kepada korban. Kemudian sesampainya di danau Tolire, semua penumpang turun kecuali korban yang sedang dalam keadaaan tidak sadar karena mabuk berat, kemudian pelaku Mia bersama korban di dalam mobil selama 20 menit setelah itu pelaku D masuk ke dalam mobil selama 5 menit dan bersamaan dengan korban.

"Saat dalam mobil tidak ada yang melihat , tak lama kemudian tambahan dua pelaku masuk dalam mobil melakukan bejatnya,"terangnya

Lebih lanjut kata Riki, saat semua pelaku yang masuk ke dalam mobil dan hendak pulang, namun ada salah satu saksi inisal N alias A meliha korban dalam mobil tidak sadar karena dalam keadaan mabuk berat dan celana korban kenakan dalam keadaan terbuka kancingnya dan baju yang ia kenakan sedikit terbuka keatas hingga kelihatan perutnya.

"Empat pelaku tiga di antaranya sudah di tahan di sel mapolres Ternate dan satu pelaku tidak ditahan, karena masih di bawah umur, namun proses tetap berjalan," jelasnya

Empat pelaku tersebut di jerat dengan pasal 82 ayat (1) junto pasal 76E Undnag-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak junto pasal 55 ayat (1) KUHP.

"Untuk ancaman empat pelaku pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 dan denda 5 Miliar," pungkasnya. (sam/red)

Komentar

Loading...