Satu Warga di Ternate Dianiaya Oknum Propam di Dalam Polsek

Ilustrasi.

TERNATE-pm.com, Oknum anggota kepolisian yang bertugas di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Maluku Utara (Malut) berpangkat Aipda inisial S alias Said diduga menganiaya salah satu warga bernama Mudhar H di dalam kantor Polsek Ternate Selatan, pada pukul 10.15 WIT, Senin (21/11/2022)..

Penasehat Hukum korban, La Sahidin korban mengatakan, kliennya dipukuli dan ditendang menggunakan lars di dalam Polsek disaksikan langsung oleh dirinya serta beberapa anggota Polsek.

"Muhdar dianya seperti lawan karate dan itu tidak manusiawi," tandasnya.

La Sahidin menerangkan, kejadian itu dipicu dengan masalah uang. Di mana, korban dan oknum anggota Provos menjalankan bisnis garam antar kabupaten dalam wilayah Malut. Hanya saja omset yang didapat tidak disetor secara keseluruhan oleh korban.

"Korban sudah serahkan 80 juta. Tapi, masih ada sisa yang belum diberikan korban ke oknum Polisi itu. Dari situ maka masalah ini akan diselesaikan di Polsek Selatan, tapi setelah di Polsek hal yang tidak diinginkan itu terjadi (kekerasan)," bebernya.

"Padahal kedatangan di Polsek, kalaupun dia (Mudhar) tidak mengembalikan, maka silahkan saja diproses secara hukum, tapi jangan sampai dengan tindakan kekerasan, apalagi yang bersangkutan bertugas di Propam. Seharusnya menjadi pengayom kepada masyarakat, karena Propam adalah polisinya polisi," sambungnya.

La Sihadin mengaku, akibat dugaan kekerasan yang dialami kliennya, korban kemudian mengeluh kesakitan dibagian tangan dan rusuk. Untuk itu, ia meminta Kepala Kepolisian (Kapolda) Malut Irjen Pol. Midi Siswoko agar menjadikan tindakan ini sebagai atensi sehingga hal ini tidak dilakukan kembali para anggota yang lain.

"Kami siap bersaksi, kalau mau bukti, silahkan buka rekaman CCTV di dalam Polsek, karena kejadian itu terekam CCTV yang ada di depan sel tahanan," tandasnya.

Sementara, Kepala Kepolisian (Kapolsek) Sektor Polsek Ternate Selatan, IPTU Suherman dikonfrimasi mengaku tidak mengetahui pasti permasalahan tersebut. Ia beralasan saat kejadian dirinya berada di Kantor Polres Ternate.

"Saya tidak tahu, soalnya saya ada ikut apel di Polres, dan saya datang ke Polsek masalah itu sudah selesai," katanya.

Lanjut Suherman, korban sudah diarahkan untuk membuat laporan di Polda Malut.

Komentar

Loading...