poskomalut.com
baner header

Satu Warga Halut Ditebas Hingga Tewas di Jaya Pura

TOBELO-PM.com, Nasib naas menimpah Alfred Kusame (56), warga asal Desa Ruko, Kecamatan Tobelo Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

Sabtu (18/01/2020) Kusame dikabarkan tewas ditebas sejumlah kelompok orang yang tidak dikenal, tepatnya di Distrik Abe Pura, Kota Jaya Pura, Provinsi Papua.
Korban diketahui sebagai pekerja buruh kasar di wilayah Pertambangan Distrik Arso, Kabupaten Kero, Provinsi Papua, dibunuh pada Jumat (17/01/2020) sore hari, namun mayat korban baru ditemukan Sabtu (18/01/2020) pukul 05.00 WIT dini hari. Mayat korban berhasil diamankan oleh Polsek Distrik Abepura Pura.

Salah satu anak kandung korban Yano Kusame membenarkan, bahwa ayahnya dibunuh dengan sangat mengerikan. Betapa tidak, korban ditebas dibagian kepala, hingga meninggal dunia.

Ia pun menjelaskan sedikit kronologis kematian ayahnya. Menurutnya, saat itu, korban disuruh oleh pekerja tambang untuk membeli mesin alkon di Kota Jaya Pura. Selain itu, korban juga berkeinginan menjumpai teman kampung yang ada di Jaya Pura. “Korban ditelepon oleh salah satu temannya si rambut pirang, kemudian mereka bertiga pergi bersama sopir, saat itulah kita sudah tidak tahu kronologisnya seperti apa, namun saat kita ketahui ayah saya sebagai korban sudah meninggal dunia,” ungkap Yano sambil menitikkan air mata, Senin (20/01/2020).
Lanjut Ia, saat ini kedua saksi yang bersama korban sudah ditahan oleh Polsek Abe Pura, Kota Jaya Pura Provinsi Papua. “Mayat Korban ditemukan di kolong jembatan enggros distrik Abe Pura pada Sabtu pukul 05.00 WIT,” ujarnya.

Pihak keluarga kata dia, tidak mampu memulangkan mayat korban ke Desa Ruko, Kabupaten Halut, lantaran Biaya pemulangan sebesar Rp 50 juta. Sementara saat ini ekonomi keluarga mereka sangat memperhatinkan, maka secara terpaksa korban harus dikebumikan di Tanah Papua.”Pihak keluarga tidak mampu untuk memulangkan, lantaran tidak mampu membiayai. Terpaksa Korban harus dimakamkan di Jaya Pura tepatnya di Distrik Arso, Jaya Pura”ujarnya.

Ia berharap, pelaku pembunuhan dihukum mati, karena tidak memiliki jiwa kemanusiaan. Selebihnya pihak keluarga hingga saat ini, belum mengetahui motif dibalik pembunuhan tersebut. (mar/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: