Sebagian Pengguna Media Sosial Dinilai Jauh dari Etika dan Akhlakul Karimah

Kehadiran Wali kota Tidore di Acara Seminar Quran

TIDORE-PM.com, Tantangan yang dihadapi ummat manusia dewasa ini adalah kemajuan global yang moderen, dipenuhi kebebasan menggunakan media sosial, yang terkesan jauh dari nilai etika dan akhlakul karimah. Persoalan ini menjadi ancaman serius atas keberlangsungan berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan Pancasila dan nilai-nilai Islam, Oleh karena itu Seminar Internasional Peradaban Islam ini dapat menjadi solusi dalam menjawab tantangan dimaksud.

Demikian yang disampaikan oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Capt Ali Ibrahim, selaku Ketua Dewan Pembina Rumah Quran Maluku Utara pada acara Pembukaan Seminar Peradaban Islam dan Launching Quran mutqin Pangaji di Dhuafa Center Ternate, Sabtu (10/09) yang dibuka secara resmi oleh Gubenur Maluku Utara KH Gani Kasuba sekaligus  melaunching Quran Mutqin Pangaji atau Quran hafalan Juz 30 yang dilanjutkan dengan penyerahan Quran Mutqin Pangaji kepada walikota Tidore Kepulauan dan Walikota Ternate.

Lebih lanjut Ali Ibrahim berpesan bahwa dalam menjawab tantangan tersebut agar terus menanamkan pentingnya membangun peradaban Islam dan penerapan nilai-nilai Al Qur’an dalam dinamika kehidupanan berkebangsaan di Indonesia serta memperkuat daya saing intelektual yang berperadaban Islam dalam bingkai kehidupan modern.

Ali Ibrahim berharap, agar seminar ini dapat menjadi media dialog dan kajian ilmu, dalam menggali pentingnya membangun tradisi kehidupan yang berlatar peradaban Islam, sebagaimana pernah diajarkan oleh para leluhur, Para Sultan dan Aulia di Negeri Maluku Kie Raha ini.

Sementara itu Laode ILman, Lc, M.Pd selaku Ketua Panitia melaporkan, kegiatan  Seminar Peradaban Islam dan Launching Quran mutqin Pangaji adalah hasil kerjasama antara Pemerintah Daerah kota Ternate, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Maluku Utara dan Pondok Pesantren Hidayatullah kota Ternate.

Acara yang dipusatkan di gedung Dhuafa Center Ternate dan dilaksanakan satu hari tersebut selain diikuti oleh para Santri, Pengajar Ponpes hidayatullah dan para wali santri, serta Majelis Ta’lim Kota Ternate juga diikiti oleh mahasiswa asal Maluku Utara yang saat ini kuliah di Yaman dan Madinah secara virtual.(mdm/red)

Komentar

Loading...