poskomalut.com
baner header

Sekwan Taliabu Sebut Bupati Hendrata Tak Paham Aturan

TALIABU-PM.com, Sekretaris Dewan (Sekwan), Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab), Ali Umanahu menyebutkan Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Hendrata Thes tidak paham aturan soal mekanisme dan tatacara pengusulan unsur pimpinan DPRD.

“Tertundanya pelantikan satu orang wakil ketua DPRD Pulau Taliabu, itu bukan kesalahan sekwan, usulan SK pelantikan itu berdasarkan dengan SK DPP,”ungkap Sekwan Pulau Taliabu, Ali Umanahu kepada awak media diruang kerjanya, Selasa, (4/2/2020) siang tadi.

Kata dia, tahapan pengusulan unsur pimpinan DPRD itu dimulai dari paripurna persetujuan pengusulan tiga nama unsur pimpinan DPRD Pulau Taliabu yakni, Hj. Meilan Mus dari partai golkar, Mumahad Jainal Ashar dari partai PDI Perjuangan, dan partai demokrat Arifin H. Abdul Majid ini melalui paripurna dan itu di SK kan.

“Setelah usulan sampai di Provinsi kepada Gubernur melalui Bupati dan Bupati mengeluarkan pengusulan, begitu sampai ke Provinsi karena ada putusan mahkamah partai, sehingga berdasarkan putusan mahkamah partai, mahkamah partai menyurat ke Gubernur sehingga satu orang di penting yaitu, Arifin H. Abdul Majid dari partai demokrat”jelasnya.

Untuk itu, dari biro hukum Setda Provinsi Maluku Utara meminta agar mengusulkan kembali calon pimpinan minus pa Arifin H. Abdul Majid. “Jadi mengusul dua nama, karena satu dari partai demokrat ini masih ada masalah internal partai, sehingga yang disulkan hanya Hj. Meilan Mus dan Muhamad Jainal Ajhar.

“Berdasarkan usulan itu kemudian keluarlah SK Gubernur, jadi pimpinan DPRD dilantik berdasarkan SK Gubernur bukan dilantik berdasarkan SK DPP Bupati Kepsul harus pahami itu. Keputusan dari DPP itu menjadi acuan dasar untuk DPRD memparipurnakan calon pimpinan DPRD kemudian ditindak lanjuti ke Gubernur melalui Bupati”pintanya.

Menurutnya, soal penundaan satu unsur pimpinan DPRD dari partai demokrat bukan kerena Sekwan tidak memahami aturan. “Bupati harus paham tentang tata cara pelantikan pimpinan DPRD supaya jangan ngomong sebarang”tegasnya. (Cal/red).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: