poskomalut.com
baner header

Sensus Penduduk Online, Taliabu Peminat Paling Terendah

TERNATE-PM.com, Sensus Penduduk Online yang dibuka sejak 15 Fabruari hingga per 1 Maret, peminat pendaftaran online masih sangat minim, dan tingkat terendah pendaftaran online terdapat di Kabupaten Pulau Taliabu yakni hanya 12 Kepala Keluarga (KK) yang melakukan lendaftaran secara Online.

Markas Koordinasi Sensus Penduduk 2020 Malut Bukhari Fauzul Rahman, saat dikonfirmasi Senin (2/3) menuturkan, Sensus saat ini yang paling tertinggi terdapat di Ternate sebanyak 969 KK, Tidore sebanyak 760, dan Halmahera Utara 647 KK. Halmahera Barat 283, Halmahera Tengah 67, Kepulawan Sula 272,  Halsel 286, Haltim 225, Morotai 76 Taliabu 12 KK. “Sementara paling rendah ada di Kabupaten Taliabu 12 KK yang baru melakukan Update, Halmahera Tengah sebanyak 67 KK,” ujarnya.

Akses penduduk bernsus penduduk  online yang telah melakukan pendaftaran secara Online sudah mencapai 3.5097 KK dari  jumlah KK 3.16,136 pencapaiannya baru satu persen untuk data Maluku Utara.

Lebih lanjut ia mengaku BPS mempunya target yaitu harus dari 9 pesen dari  total KK, sementara dari darget 3000 lebih yang melakukan pendaftaran maka capaiannya sudah 14 pesen namun jika dihitung dari KK baru mencapai 1 pesen. “Jadi dari total semua KK yang ada di Malut itu baru 1 pesen, namun jika dari target baru capai 14 pesen,” jelasnya.

Dengan masih sangat minumnya pendaftaran secara inline untuk sensua penduduk sejauh ini, karena ada beberapa daerah di Malut yang masih sulit akses jaringannya.

Ia mengaku, Maluku Utara dari 1.196 Desa hanya ada 30 yang  ada akses 4G, sementara Online ini kita membutuhkan jaringan yang kuat.

Olehnya itu untuk menjangkau, daerah-daerah terpencil yang sulit akan akses internate, maka BPS melakukan sosialisasi ditingkat atas seperti pejabat daerah dan lainnya agar dapat melanjutkan kepada mitra kerja dan bawahannya. “Sosialisasi tetap kita genjot, dan kita juga kembalikan kepada kesadaran penduduk masing, karena kita juga tidak bisa melakukan penekanan terhadap penduduk,” ujarnya

Lebih lanjut, upaya sosialisasi terus dilakukan, setiap minggu kita lakukan pembagian pamflet dipusat keramayan hususnya di seputaran Kota Ternate. “Kita bagikan pamflet tatacara pendaftaran itu di setiap kelurahan yang ada di Ternate,” katanya.

Cara mengisi sensus penduduk online itu sangat mudah, tinggal mengisi no KK dan Induk kependudukan besarta, buku nikah bagi yang sidah nikah, dan bukti cerai bagi yang sudah cerai. Kemudian masuk lagi ke alamat yakni Sensus.bps.go.id disitu akan muncul halaman sensus dan bisa ikuti pentunjuk yang ada di dalam link tersebut. “Masyarakat tidak perlu hawatir soal data mereka yang telah didaftarkan karena BPS melindungi data peserta sensus,” ungkapnya

Sensus saat ini yang peling tertinggi terdapat di Ternate sebanyak 969 KK, Tidore sebanyak 760, dan Halmahera Utara 647 KK.

Sementara paling rendah ada di Kabupaten Taliabu 12 KK yang baru melakukan Update, Halmahera Tengah sebanyak 67 KK. “Kita tetap realistis dengan jaringan, kita tidak patah semangat, kita berharap angka-angka ini terus bergerak naik,” ujarnya sembari melanjutkan bahwa batas terakhir mendaftar untuk online itu 31 Maret. (Cha/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: