Setiaji: Bandara Baabullah dan Pelabuhan Ahmad Yani Jadi Titik Poin

Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Ternate IPTU Setiaji

TERNATE-PM.com, Operasi Ketupat saat ini sudah memasuki hari ke-15 di bulan ramadhan 2020 ini. Pemantauan Satuan Lalu Lintas (Santlantas) Polres Ternate Provinsi Maluku Utara (Malut) di lapangan juga masih berjalan aman dan terkendali, sesuai titik fokus poin di wilayah Kota Ternate di Bandara Baabullah dan Pelabuhan Ahmad Yani.

Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Ternate IPTU Setiaji kepada Poskomalut.com, Jumat (8/5/2020) di ruang kerjanya mengatakan, jadi untuk kota Ternate dalam operasi ketupat tahun ini pihaknya hanya fokus dua titik.

"Jadi titik poin kita hanya di Ternate ini sesuai dengan stuasi pendemik covid-19 dalam operasi ketupat 2020 hanya di bandara dan pelabuhan A Yani,"katanya.

Menurut mantan KBO Satlantas Polres Ternate ini, jadi titik poin ini bagaimana pihaknya menjaga agar warga tak melakukan mudik saja, seperti di pelabuhan yang bisa berangkat itu hanya kendaraan untuk seberang antara kabupaten/kota.

"Jadi kalao kendaraan yang antar barang itu bisa melintas laut dan kalao orang kami suru balik gak bisa berangkat,"ujarnya.

Lanjutnya, untuk menjaga keamanan pada saat penutupan akses Tetnate, Tidore dan Sofifi beberapa hari nanti sudah disiapkan. Karena yang tetap dijaga hanya orang saja yang gak bisa berangkat melintas.

"Jadi penutupan nanti barang masih diperbolehkan seperti juga dari halmahera mau ke Ternate dan Tidore itu boleh. Tapi orang tetap tak boleh. Sampai kedapatan bisa kena sangksi hukum,"jelasnya.

Ia menambahkan, untuk insensitas hari ketupat memasuki pertengahan ramadhan ini, pihaknya belum menemukan hal-hal negatif di lapangan. Namun untuk peneguran pengendara secara persuasif tetap dilakukan."Memang ada intrik-intrik mirip kendaraan barang yang mau melintas itu langsung di tegur anggota jaga di pos keamanan pelabuhan,"pungkasnya. (sam/red)

Komentar

Loading...