Soal Anggaran Penanganan Covid-19, Sekda Halsel dan Tim Satgas Beda Pendapat

Sekretaris Tim Satgas penanggulangan Covid-19 Halsel, Daud Djubedi

LABUHA-PM.com, Tarik menarik anggaran penanganan covid-19 di Kabupaten Halmahera Selatan semakin memanas. Pasalnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Halsel, Helmi Surya Botutihe mengeluarkan pernyataan yang berbeda dengan sekretaris Tim Satgas penanggulangan Covid-19 Halsel Daud Djubedi, terkait dengan besaran anggaran covid-19 senilai Rp. 800 juta.

Menurut Sekda, anggaran penanganan covid-19 senilai Rp 800 juta sudah dicairkan ke tim satgas penanganan covid-19 Halsel, namun hal tersebut dibantah sekretaris Tim Daud Djubedi. Daud kepada wartawan Rabu (22/04/2020) mengaku, hingga kini anggaran tim hanya senilai Rp 500 juta bukan Rp 800 juta, sebagaimana disebutkan Sekda Helmi. Pembahasan anggaran juga melibatkan tim lainnya yakni Pihak Kejari Halsel hingga Inspektorat.

"Anggaran kami (Satgas) baru Rp 500 juta tidak sampai Rp 800 juta, kita ajukan 1 bulan Rp 9 Miliar, diperuntukkan untuk penanganan covid-19," aku Daud ditemui di posko Tim Satgas penanggulangan Covid-19 Halsel.

Diketahuinya, sebelumnya melalui Sekretaris Daerah, Helmi Surya Botutihe selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), menjelaskan ploting anggaran Rp 800 juta sudah dicairkan, anggaran tersebut dibutuhkan sesuai kebutuhan masing-masing SKPD, diantaranya dinas Kesehatan, BPBD, selaku leading sektor dan rumah sakit.

Selain itu Ia mengaku, prediksi anggaran Rp 38 miliar akan ditambah, selain untuk antisipasi juga akan Mengantisipasi dampak ekonomi. (Dicha/red)

Komentar

Loading...