Soal Tol Laut, Dekab Minta Pemda Halteng Libatkan Perusda

Ketua AMAN Malut, Munadi Kilkoda.

WEDA-PM.com, DPRD Halmahera Tengah, meminta Pemda Halteng libatkan Perusahan Daerah (Perusda) Fagogoru Maju Bersama, dalam memanfaatkan jasa tol laut. Pernyataan ini disampaikan untuk merespon masih belum terisinya lima kontainer yang disediakan untuk Halteng.

"Kita butuh
Perusda terlibat dalam urusan ini, bahkan menjadi pemain utama untuk
menghubungkan rantai pasok dari kampung ke pelabuhan hingga ke Surabaya,
termasuk juga dari Surabaya sampai ke gudang di pelabuhan Weda,"kata
Anggota DPRD Munadi Kilkoda, kemarin.

Menurutnya,
Pemerintah harus segera melakukan koordinasi dengan seluruh pengusaha lokal
yang ada di Halteng. Ini untuk mendapat masukan dari mereka terhadap peluang
tol laut. Pemda dan pengusaha harus ke Surabaya untuk mencari tau mitra
usaha, harga barang dan harga komoditas lokal yang ada disana. 

"Kalau sudah
ada mitra usaha, pengusaha lokal kita pasti tidak ragu-ragu untuk lagi untuk
membangun jaringan bisnis,"jelasnya.

Ia menyatakan,
kesiapan infrastruktur, juga menjadi salah satu kendala, karena ada kontainer
tapi tidak ada gudang barang, termasuk sarana angkutan untuk barang dari satu
tempat ke tempat lain juga belum tersedia. "Kalau tidak disiapkan, saya
yakin kontener pasti tidak terisi, padahal potensi yang tertampung di kampung
cukup besar,"paparnya.

Prinsipnya pemerintah harus mengambil peran untuk memfasilitasi seluruhnya terkait dengan jaringan dan infrastruktur pendukung lainnya. Untuk diketahui, sampai sekarang lima kontainer/ peti kemas yang diletakkan di pelabuhan Lots Weda itu belum terisi. (msj/red)

Komentar

Loading...