Tak Terbuka, Pejabat Inisial S Sesalkan Kinerja Direktur RSUD Labuha

Ruang isolasi RSUD Labuha untuk pasien (Pejabat) dugaan Terpapar virus Corona

LABUHA-PM.com, Pasca diberitakan diduga terinfeksi virus Corona, pejabat berinisial S sesalkan diamnya pihak rumah sakit Umum (RSUD) Labuha yang tak kunjung menjelaskan kondisi dirinya serta alasan diisolasi. Saat menghubungi Wartawan, S berkisah harusnya pihak RSUD Labuha menjelaskan kronologis bukannya malah diam 1000 bahasa yang merugikan pihaknya

" Posisi saya benar sedang batuk dan sesak nafas serta buang air besar berair alias mencret, saya langsung ke RSUD Labuha untuk periksa, sementara saya masih diisolasi dikarenakan saya baru dari Jakarta tanggal 8 Maret 2020 kemarin, status saya, orang dalam pengawasan (ODP) belum bisa disebut terjangkit Corona, ini harusnya protokoler Rumah sakit sampaikan kondisi yang sebenarnya, bukan malah diam, membuat publik panik dan bias,"semprotnya saat menghubungi Wartawan via telepon genggam Selasa (17/03/2020).

Rencananya besok pihak RSUD Labuha ambil sample dahak kemudian dikirim ke Jakarta, baru bisa divonis positif atau Negatif corona. "Saya harus bicara sebagai pembela diri, informasi seperti ini harus disampaikan ke publik, Menteri saja dipublikasikan Presiden kenapa ini didiamkan, nantinya jadi bias,"tegasnya.

Sebelumnya, satu pasien diduga terinfeksi virus Corona, pasien tersebut merupakan salah satu pejabat aktif dilingkup pemerintah kabupaten Halmahera Selatan berinisial S, saat ini Pasien diisolasi di ruangan Polma RSUD Labuha dengan gejala sesak nafas serta suhu badan meningkat, S dilarikan sang Sopir dengan mobil Dinas ke RSUD Labuha, pihak RSUD Labuha dirawat khusus diruang isolasi.

Sejumlah pegawai RSUD Labuha mengakui adanya pasien dengan gejala tersebut, Direktur RSUD Labuha Asia Hasjim justru enggan berkomentar saat dikonfirmasi via WhatsApp pribadi hingga mendatangi Ruang kerjanya Senin (16/03/2020)

Pantauan Wartawan di lapangan, dalam ruang isolasi terlihat dua orang perawat sedang berjaga dengan menggunakan pakaian alat pelindung diri (APD) berstandar nasional.

S merupakan salah satu pejabat dilingkup Pemda Halsel. S sendiri diketahui sering pulang pergi keluar daerah dengan urusan kedinasan, S dilarikan ke RSUD Labuha sekitar Senin (16/03/2020) pukul 07:12 wit dan diisolasi pihak Rumah sakit. (Dicha/red)

Komentar

Loading...