Tak Terdaftar di BPN Ternate, Lahan Pekuburan Muhammadiyah Diambil Alih Warga Fitu

Aliansi masyarakat Fitu saat membersihkan lahan pekuburan

TERNATE-PM.com, Masyarakat Kelurahan Fitu Kota Ternate mengklaim lahan seluas dua hektar telah menjadi milik warga, pasalnya hibah tanah untuk yayasan Muhammadiyah Maluku Utara belum terdaftar di Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Hari ini kita lakukan pembersihkan lahan kuburan sebagai bentuk ketegasan mengklaim lahan sebagai milik Masyarakat Kelurahan Fitu Kecamatan Ternate Selatan Kota Ternate," tandas Risno Wahid, Ketua Aliansi Masyarakat Fitu (AMF) pada poskomalut.com, Minggu ( 17/1/2021.

Menurutnya, hasil rapat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kota Ternate melalui Komisi I, yang dihadiri juga Dari Badan Pertanahan Kota Ternate menyatakan belum teregistrasi secara Administrasi di BPN, Bahkan beberapa bangunan yang di area lahan sengketa juga.

"Sejauh ini pihak yayasan belum bisa memberikan bukti secara otentik kepada masyarakat bahwa lahan yang di hibahkan Oleh Gerham syah, Bupati Maluku periode 2000-2005,"ujarnya.

Sebenarnya masalah ini tidak rumit jika sejak awal pihak yayasan membuka diri.

"Secara tegas, mulai hari ini kalau ada yang meninggal kami kuburkan disini karena lahan ini sudah resmi milik Masyarakat kelurahan Fitu,"ujarnya.

Ia berharap pemerintah maupun DPRD Kota Ternate  segera memediasi sengketa lahan ini agar tidak menjadi polemik antara masyarakat dan yayasan.

Sampai berita ini ditayangkan pihak yayasan memilih diam. Ridwan Ilyas, ketua yayasan muhammadiyah saat dikonfirmasi via telepon seluler tak mau menanggapi.(Mg02/red)

Komentar

Loading...