Takut Dicopot, Plt Kadis Pertanian Akui Beri Uang Rp370 Juta ke AgK

Jalannya sidang AGK dengan agenda pemeriksaan saksi. Foto|Aul.

TERNATE-pm.com, Plt Kepala Dinas (Kadis) Pemerintah Provinsi Maluku Utaara (Malut), Mukhtar Husein dihadirkan sebagai saksi dalam sidang Abdul Gani Kasuba (AGK).

Selain Mukhtar, terdapat enam saksi lainnya diantaranya adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Imran Yakub Kepala Dinas PPPA Maluku Utara Musrifah Alhadar, Kristian Wuisan, kontraktor, dan Mahdi Hanafi. Ada juga ajudan dihadirkan, Husri Lelean.

Mukhtar Husein ditanya hakim terkait uang transfer ke AGK. Lantaran AGK atasannya, Mukhtar menjawab pertanyaan hakim bahwa ia harus loyal ketika atasan meminta uang.

"Iya saya berikan uang, karena gubernur AGK atasan saya dan saya harus loyal ketika diminta," ujar Muhtar saat sidang berlangsung.

Mukhtar menerangkan, ketika tak mempunyai uang, ia memakai uang dari pihak rekanan yaitu CV yang mengerjakan proyek dinas pertanian.

"Kalau saya ada uang saya berikan uang pribadi saya, akan tetapi kalau tidak ada uang saya minta di rekanan," ungkap Mukhtar.

Mukhtar memenuhi permintaan uang terdakwa eks gubernur, karena ia pada waktu itu sebagai bawahan takut terhadap atasan. Ia mengaku takut diberhentikan dari jabatanya sebagai kepala dinas.

"Saya takut dinonjob makanya setiap gubernur selaku atasan saya meminta uang ke saya, saya berikan. Sedangkan saya sudah menjabat kadis dari tahun 2022," ungkapnya.

Hakim menanyakan mengenai nominal uang yang diberikan ke terdakwa AGK, Mukhtar mengaku totalnya sekitar Rp370 juta.

"Sekitar Rp370 juta," ungkap Mukhtar.

Komentar

Loading...