Tanggul Penahan Tanah Jebol, 3 Unit Rumah Warga Maliaro Ternate Nyaris Terbawa Longsor

Tanggul penahan tanah jebol

TERNATE-PM.com. Tanggul penahan tanah jebol, mengakibatkan terjadi longsor dan nyaris membawa tiga unit rumah warga, RT.14/RW.05, Kelurahan Maliaro Kecamatan Ternate Tengah Kota Ternate.

Salah satu warga kelurahan Maliaro yang terdampak tanah longsor Arsyad Fatgehipon, saat ditemui poskomalut.com. Sabtu (30/1/2021) dikediamannya mengatakan, pada saat itu Ia bangun pagi, dirinya sudah melihat keretakan tanah didepan teras rumah, setelah pukul 14:00 WIT, keretakan tanah semakin meluas.

"Pada saat saya duduk diteras rumah tiba-tiba terdengar suara keras ternyata tanggul penahan tanah jebol dan mengakibatkan longsor,"kisahnya.

Lanjut Arsyat, kejadian tanah longsor pukul 15:03 WIT, rabu (27/1/2021) pada saat itu cuaca baik dari pagi hingga kejadian namun dua hari sebelumnya pernah turun hujan lebat, untung tanah longsor ini tidak ada korban jiwa.

"Tanah longsor ini sekitar kurang lebih 37 meter"katanya.

Sekarang untuk mengantisipasi agar tidak gampang terjadi longsor dirinya bersama tetangga rumahnya yang terdampak berinisiatif menutup bekas tanah longsor memakai terpal agar ketika hujan turun atau air hujan melalui atap rumah tidak mengenai tanah bekas longsor, sampai saat ini dirinya merasa tidak aman pasca tanah longsor apa lagi kalau hujan.

"Harapan saya sekiranya pemerintah atau instansi terkait segera melakukan langkah cepat untuk menangani secara serius sebelum tanah longsor semakin luas dan menghindari hal-hal yang tidak di inginkan seperti bisa mengakibatkan kerugian pada warga atau korban jiwa,"ujarnya.

Disisi lain lurah Maliaro Subaeda Amin saat dihubungi lewat via handpone membenarkan kejadian tanah longsor pada beberapa hari kemarin, pasca tanah longsor besoknya pihaknya bersama babinsa, kamtibmas dan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kota Ternate sudah turun melihat langsung di lapangan tempat bencana longsor.

Pihak kelurahan juga sudah menyampaikan lisan maupun menyurat secara tertulis kepada BPBD Kota Ternate untuk ditindak lanjuti.

"Insya allah dari kondisi darurat di lapangan pada saat itu pihak BPBD mengatakan akan menindak lanjuti"pungkasnya.(Mg02/red)

Komentar

Loading...