Tawarkan Jasa, Tukang Ojeg di Ternate Kena Jotos hingga Tersungkur dari Motor

Ilustrasi.

Tawarkan Jasa, Tukang Ojeg di Ternate Kena Jotos hingga Tersungkur dari MotorSalah seorang tukang ojek di Ternate, Maluku Utara (Malut) dianiya dua orang pemuda hingga babak belur.

Informasi diterima jurnalis poskomalut.com, menyebutkan, NB alias Anjas adalah korban yang diduga dianiaya dua pemuda setelah salah paham dengan seorang perempuan di jalan, tepatnya di depan Taman Nukila, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, pada Minggu 26 Februari 2023 pukul 05:30 WIT kemarin.

Pria asal Kelurahan Gamalama itu, sebelum dianiaya dua pemuda, awal menjalan aktivitas sebagai tukang ojek seperti biasanya.

Sebagai tukang ojek, NB sudah biasanya menyusiri jalan raya mencari penumpang. Tepat di jalan Revolusi, Kelurahan Muhajirin, Kecamatan Ternate Tengah sekira pukul 05: 00 WIT, NB melihat seorang perempuan berjalan kaki dari arah Lank Mark menuju Taman Nukila.

NB kemudian menghampiri perempuan tersebut serta menawarkan ojek. Namun, penawaran itu ditolak. Selain menolak tawaran tumpangan, perempuan itu juga diduga melontarkan bahasa kasar kepada NB. Anjas yang tak senang mendengar ocehan, langsung menghampiri perempuan tersebut dan dan menyampatkan menendang kaki bagian kanan langsung berlalu.

Tepat di depan Toko Muara, Kelurahan Gamalama, NB bertemu dengan rekannya yang sedang mengumpulkan kardus bekas.

NB yang melihat rekannya lalu menghampiri sambil ngobrol. Tidak pasang kira, NB kemudian melihat perempuan yang ditawarkan ojek sebelumnya menghampirinya dengan membawa dua rekan laki-laki.

Kedua teman perempuan yang menghampiri NB lantas menanyakan kenapa rekan mereka menangis. Mendengar pertanyaan itu, NB yang duduk di atas motornya itu langsung menjawab. Sialnya, jawaban NB belum sempat habis diutarakan, dua pukulan sudah langsung mendarat tanpa hambatan di wajah tukang ojeg itu hingga tersungkur dari motornya.

Apesnya lagi, NB dibangunkan berdiri, harus ditimpal lagi dengan pukulan bertubi-tubi kedua pemuda itu hingga mengalami memar dan sobekan di bagian wajah.

Atas kejadian selah paham yang mengakibatkan penganiayaan itu, NB kemudian mendatangi Kantor Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ternate untuk membuat laporan polisi secara resmi.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ternate, AKBP Andik Purnomo Sigit, melalui Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) IPTU Wahyuddin dikonfirmasi membenarkan ada laporan dengan pelapor atau korban berinansial NB alias Anjas.

"Sementara kasusnya masih penyelidikan di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate yang ditangani penyidik," pungkasnya.

Komentar

Loading...