Terindikasi Kecurangan di 9 Kecamatan, Kuasa Hukum Helmi-La Ode Laporkan ke Bawaslu Halsel

Tim kuasa hukum Helmi-La Ode serahkan laporan dugaan pelanggaran pemilukada ke Bawaslu Halsel.

LABUHA-pm.com, Dinamika demokrasi di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dicederai dengan kerja-kerja oknum penyelenggara yang tidak bertanggung jawab dan dianggap merugikan salah satu Calon Bupati dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan. Dimana hak pilih masyarakat untuk memilih calon kepala daerah lima tahun kedepan dikebiri demi menguntungkan diri sendiri dengan calon Kepala Daerah (Cakada) tertentu.

Tim kuasa hukum pasangan Hello-Humanis, Safri Nyong SH, melalui press release kepada poskomalut.com, menyangkan tindakan oknum penyelenggara ditingkat bawah yang dengan sengaja mencederai hak demokrasi seseorang demi kepentingan pribadi dengan Paslon tertentu sehingga sangat merugikan kandidat lain.

"Kami (Kuasa Hukum-red) sangat menyangkan sikap tidak terpuji yang dilakukan para oknum penyelenggara sehingga merugikan hak demokrasi yang dijamin Undang-undang," jelas Safri Nyong SH, melalui press releasenya kepada poskokalut.com, Minggu. (13/12/20).

Untuk itu, lanjut Safri, dirinya didampingi Suwarjono Boturu SH, resmi melaporkan temuan terkait pelanggaran pemilu yang dilakukan sejumlah penyelenggara pada saat melakukan pencoblosan dan pungut hitung pada Rabu, 9 Desember kemarin ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan.

Sebanyak 9 (Sembilan) kecamatan yang sudah resmi dilaporkan ke Bawaslu Halsel diantaranya, Kecamatan Botang Lomang, Kecamatan Kasiruta Barat, Kecamatan Bacan, Kecamatan Bacan Timur, Kecamatan Kayoa Selatan, Kecamatan Obi Selatan, Kecamatan Gane Barat Utara, Kecamatan Gane Barat dan Kecamatan Bacan Timur Tengah.

Terpisah, Kordiv HPP Bawaslu Halsel Kahar Yasim dikonfirmasi membenarkan terkait adanya laporan dari Tim Hukum pasangan nomor urut 1, Helmi Umar Muchsin dan La Ode Arfan.

"Iya, benar sudah dilaporkan oleh tim hukum paslon nomor urut 1, dan tetap diproses," Singkat Kahar. (Bar/red)

Komentar

Loading...